Implementasi bimbingan pribadi dalam kasus bullying pada siswa di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang : analisis fungsi bimbingan konseling Islam

Warsoningtyas Barkah, Eka Kusuma (2019) Implementasi bimbingan pribadi dalam kasus bullying pada siswa di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang : analisis fungsi bimbingan konseling Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
oke.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (56MB) | Preview

Abstract

Eka Kusuma Warsoningtyas Barkah (1401016022). Implementasi Bimbingan Pribadi dalam Kasus Bullying pada Siswa di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang (Analisis Fungsi Bimbingan Konseling Islam). Bullying merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi tingkah laku agresif yang dilakukan oleh remaja. Kenakalan remaja khususnya bullying saat ini sedang menjadi fenomena dalam masyarakat luas terutama di lingkungan sekolah. Permasalahan bullying tidak bisa didiamkan dan diabaikan begitu saja. Perlu ada upaya dari berbagai pihak untuk mengatasi bullying yang terjadi di sekolah, salah satunya yaitu guru/konselor. Permasalahan kasus bullying pada siswa yang terjadi di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang akan dapat teratasi salah satunya dengan menggunakan layanan bimbingan pribadi. Bimbingan pribadi memiliki tujuan untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pribadi, mewujudkan pribadi yang mampu bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kasus bullying yang terjadi pada siswa di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang, dan penerapannya melalui pemberian bimbingan pribadi dalam mengatasi kasus bullying pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yaitu guru bimbingan dan konseling dan siswa yang melakukan tindakan bullying (pelaku) serta siswa yang mendapatkan perilaku bullying (korban), dan sumber data sekunder dari wali kelas dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kasus bullying pada siswa. Analisis data yang digunakan mengikuti analisis model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kasus bullying yang terjadi pada siswa di SMP Nurul Islam Purwoyoso Semarang diantaranya memaki, mengejek, memanggil menggunakan nama orang tua, memanggil menggunakan nama hewan, mendorong, memukul, meninju, dan memalak. Pemberian bimbingan pribadi dalam mengatasi kasus bullying pada siswa bertujuan untuk membantu siswa atau konseli dalam mengatasi permasalahan yang menyangkut pribadi sehingga siswa dapat memahami keadaan dirinya baik fisik maupun psikis serta mampu mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya. Pelaksanakan bimbingan pribadi dilakukan secara fleksibel ketika guru bimbingan dan konseling menemukan adanya kasus bullying yang terjadi pada siswa di sekolah. Pemberian layanan bimbingan pribadi ini dilaksanakan secara bertahap guna menghasilkan perubahan perilaku pada siswa baik pelaku maupun korban bullying. Perubahan perilaku siswa yang melakukan tindakan bullying yaitu lebih berhati-hati sebelum berbicara kepada teman, lebih menghargai teman, lebih berhati-hati sebelum bertindak, mulai mengurangi melakukan kekerasan ketika bercanda bersama teman. Sedangkan perubahan perilaku siswa yang mendapatkan perlakuan bullying yaitu menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih berpikiran positif, pemaaf, tidak pendendam, meningkatkan potensi yang dimilikinya, serta semangat belajarnya meningkat. Penerapan serta pelaksanaan bimbingan pribadi ini dalam prakteknya masih menggunakan teori-teori bimbingan konseling secara umum, namun demikian jika dikaji lebih lanjut adanya penerapan teori bimbingan konseling Islam sehingga dapat membantu dalam mengatasi kasus bullying yang terjadi pada siswa. Pemberian layanan bimbingan pribadi ini juga menerapkan fungsi bimbingan konseling Islam dalam mengatasi kasus bullying pada siswa yang diantaranya terdapat: 1) fungsi preventif, 2) fungsi kuratif, 3) fungsi preservatif, dan 4) fungsi developmental. Melalui empat fungsi ini pemberian layanan bimbingan pribadi dapat berjalan secara maksimal dalam mengatasi kasus bullying yang terjadi pada siswa sehingga menghasilkan perubahan perilaku pada siswa yang lebih baik lagi sesuai dengan ajaran agama Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSholihan, SholihanUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Bimbingan pribadi; Bullying; Perundungan; Bimbingan Konseling Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.4 Bimbingan dan penyuluhan siswa, Bimbingan dan penyuluhan sekolah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 19 Aug 2019 01:53
Last Modified: 19 Aug 2019 01:53
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10003

Actions (login required)

View Item View Item