Kompetensi keahlian penyiar radio komunitas dakwah MBS FM 107.8 MHz

Yuliana, Siti (2019) Kompetensi keahlian penyiar radio komunitas dakwah MBS FM 107.8 MHz. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kompetensi adalah karakteristik seseorang yang mudah dilihat termasuk pengetahuan, keahlian dan sikap perilaku dari seseorang itu. Kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang penyiar perlu dinyatakan sedemikian rupa agar dapat dinilai, sebagai wujud hasil belajar yang mengacu pada pengalaman langsung penyiar perlu mengetahui tingkat-tingkat penguasaan yang akan digunakan sebagai kriteria pencapaian kompetensi. Penilaian terhadap pencapaian kompetensi perlu dilakuakan secara objektif, berdasarkan kinerja penyiar, dengan bukti, penguasaan mereka terhadap pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penyiar adalah orang yang menyajikan materi siaran kepada para pendengar. Seorang penyiar radio membutuhkan keahlian khusus, berupa teknik siaran yang ditunjang dengan modal utama yaitu suara. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data dari Matherw B. Miles dan A. Michael Huberman. Peneliti mengumpulkan data-data, arsip-arsip yang terkait dengan radio MBS kemudian direduksi, disajikan dan dirangkum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, secara keseluruhan kompetensi keahlian penyiar radio komunitas dakwah MBS 107.8 MHz dalam melakukan siaran radio dalam kompetensi mengenai pengetahuan mereka sebagai seorang penyiar sudah baik. ke-enam penyiar mampu menjelaskan pengertian seorang penyiar dan tugas-tugas seorang penyiar dengan baik, keterampilan berbicara penyiar MBS sudah baik dalam mengatur suara. Keterampilan membaca 4 penyiar sudah baik dan 2 penyiar lainnya cukup. Ke-enam penyiar MBS sepakat jika seorang penyiar harus mampu membuat naskah siarannya sendiri. Menurut penilaian Pakar dari naskah yang dibuat para penyiar MBS, mereka sudah mampu membuat naskah siaran mereka dengan baik, menulis naskah siaran radio dengan menggunakan bahasa tutur bukan bahasa tulis. Dengan menulis naskah siarannya sendiri seorang penyiar dapet memudahkan dalam penggunaan improvisasi sesuai yang ia pahami sehingga tidak kaku saat berbicara.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorAlfandi, AlfandiUNSPECIFIED
Thesis advisorHendro Wibowo, Nur CahyoUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kompetensi penyiar; Radio komunitas; Media dakwah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport > 384 Communications Telecommunication
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 06 Sep 2019 01:29
Last Modified: 06 Sep 2019 01:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10039

Actions (login required)

View Item View Item