Manajemen “Pesantren Gila” : studi pada Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang Purwodadi Grobogan

Wakhidah, Nailul (2019) Manajemen “Pesantren Gila” : studi pada Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang Purwodadi Grobogan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Di pondok pesantren ini menangani orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Latar belakang gangguan kejiwaan yang dialami santri-santri di pondok tersebut juga beraneka ragam. Diantaranya karena kecanduan narkoba, diputus cinta, gagal dalam pemilihan kepala daerah, dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu, untuk membina santri-santri yang mengalami gangguan kejiwaan dan untuk menjaga keberlangsungan Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang maka dibutuhkan sebuah manajemen yang tersusun dengan sistematis. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan oleh penulis, yaitu, 1) Bagaimana fungsi-fungsi manajemen yang diterapkan di Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang dalam menangani pasien gangguan kejiwaan?, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat manajemen dalam penanganan pasien gangguan kejiwaan yang diterapkan di Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang? Jenis penelitian yang dilakukan termasuk kedalam penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakannya yakni dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang dihasilkan menggunakan analisis deskriptif dengan melalui tiga tahapan yaitu reduksi, penyajian data, verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Fungsi manajemen di Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang dalam menangani santri gangguan kejiwaan diantaranya: Pertama perencanaan yaitu merencanakan kegiatan santri. Kedua pengorganisasian, yaitu membagi tugas kepada pengurus sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Ketiga penggerakan, yaitu selalu memberikan bimbingan kepada santri gangguan kejiwaan, mengaji kitab kuning. Keempat pengawasan, yaitu mengawasi kegiatan setiap hari dan perkembangan santri yang ada di pondok 2) Faktor pendukung dan penghambat manajemen Pondok Pesantren Roudhlotut Tholabah Ki Ageng Serang antara lain: Pertama, Faktor pendukungnya yaitu adanya peran serta orang tua santri atau wali santri yang menyerahkan sepenuhnya santri kepada Kiai Ghufror Zainuri, tidak terlalu dekat dengan pemukiman warga, SDM yang berpengalaman dalam bidangnya, serta citra positif Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang. Kedua, Faktor penghambatnya yaitu sarana dan prasarana yang ada belum dimanfaatkan secara optimal, minimnya pengurus pondok untuk mengawasi kegiatan para santri, tidak adanya tata tertib yang resmi untuk santri, pengunjung atau wali santri. Secara keseluruhan proses manajemen yang dilakukan di Pondok Pesantren Roudhotut Tholabah Ki Ageng Serang ini dapat terlaksana dengan baik, meskipun terjadi beberapa permasalahan yang di hadapi. Namun semua itu bisa diatasi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorCholiq, AbdulUNSPECIFIED
Thesis advisorMalik, Hatta AbdulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Manajemen pesantren; Pondok pesantren
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 07 Sep 2019 01:25
Last Modified: 07 Sep 2019 01:25
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10050

Actions (login required)

View Item View Item