Tinjauan ekonomi Islam terhadap jual beli hasil perkebunan : studi kasus di Desa Sukorejo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang

Astuti, Lani (2019) Tinjauan ekonomi Islam terhadap jual beli hasil perkebunan : studi kasus di Desa Sukorejo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
FULL SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Desa Sukorejo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terdapat tradisi jual beli yaitu dengan system kontrak. Jual beli system kontrak merupakan akad jual beli hasil perkebunan antara dua pihak, dimana salah satu pihak bertindak sebagai penjual (pemilik pohon) dan pihak lainnya sebagai pembeli, dengan jangka waktu akad atau jangka waktu pembelian buah antara 2-5 tahun tergantung kesepakatan kedua belah pihak dengan pembayaran dilaksanakan pada saat waktu akad dan dengan harga yang telah disepakati kedua belah pihak juga. Hasil perkebunan tersebut antara lain jengkol, petai, durian, cengkeh, melinjo, dan nangka. Harga yang ditawarkan pada jual beli ini lebih rendah dari pada jual beli tunai. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: berapa nilai tambah yang dihasilkan dengan adanya praktek jual beli hasil perkebunan dengan menggunakan system kontrak, dan kemudahan apa yang didapatkan masyarakat dengan praktek jual beli hasil perkebunan dengan menggunakan system kontrak. Jenis penelitian ini merupakan penelitan lapangan (field research) yang dilakukan di Desa Sukorejo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi, serta dalam menganalisis menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dengan adanya jual beli system kontrak adalah bagi pihak pemilik buah atau penjual mendapakan uang sesuai yang dibutuhkan dengan segera, sedangkan nilai tambah yang didapatkan bagi pembeli adalah pembeli mendapatkan buah dengan harga yang lebih murah dan mendapatkan persediaan. Kemudahan yang didapatkan dari jual beli system kontrak bagi penjual adalah kemudahan mendapatkan dana, tidak merawat pohon, dan tidak kesulitan dalam memanen buah. Sedangkan kemudahan yang didapatkan oleh pembeli adalah kemudahan mendapatkan keuntungan dan kemudahan mendapatkan stok persediaan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorFatoni, NurUNSPECIFIED
Thesis advisorDja'akum, Cita SaryUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Jual beli; Hukum ekonomi ISlam; Sistem kontrak; Hasil perkebunan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport > 381 Internal commerce (Domestic trade)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam) (S1)
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 28 Sep 2019 01:23
Last Modified: 28 Sep 2019 01:23
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10096

Actions (login required)

View Item View Item