Peran Pegawai Pencatat Nikah dalam Penyelesaian Wali Adlal di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan

Rismana, Daud (2013) Peran Pegawai Pencatat Nikah dalam Penyelesaian Wali Adlal di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
092111027_coverdll.pdf - Supplemental Material

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bab1.pdf - Accepted Version

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bab2.pdf - Accepted Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bab3.pdf - Accepted Version

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bab4.pdf - Accepted Version

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bab5.pdf - Accepted Version

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092111027_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Perkawinan merupakan sebuah penghormatan dan penghargaan yang tinggi terhadap harga diri yang diberikan oleh Islam khusus untuk manusia. Dalam hukum Islam, perkawinan harus dilaksanakan dengan memenuhi rukun dan syarat perkawinan. Diantara rukun dari perkawinan tersebut adalah keharusan adanya wali nikah. Namun terkadang dijumpai wali nikah yang enggan untuk menikahkan anaknya dengan berbagai macam alasan tertentu. Penelitian ini bertujuan (a). Untuk mengetahui alasan terjadinya wali nikah di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan enggan menikahkan anaknya. (b). Untuk mengetahui peran Pegawai Pencatat Nikah (PPN) dalam penyelesaian wali adlal di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Kemudian dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode Deskriptif Analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pegawai Pencatat Nikah di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan sangat berperan dalam membantu penyelesaian kasus wali adlal yang terjadi, dimana Pegawai Pencatat Nikah melakukan upaya mediasi dengan pihak-pihak yang berselisih. Ada kalanya perkawinan yang telah disepakati atau disetujui oleh calon suami maupun calon isteri tetapi ternyata ada pihak lain yang keberatan, yaitu wali nikah. Apabila wali nikahnya tidak setuju, maka ada dua pilihan untuk menyelesaikan sengketa tersebut, pilihan pertama yaitu melalui mediasi atau tabayun kepada wali nikah, agar wali nikah setuju dan mau menjadi wali nikah atau jalan kedua, yakni mengajukan sengketa antara calon pengantin dan walinya, kepada Pengadilan Agama (PA) untuk mendapat putusan bahwa walinya adlal atau enggan atau membangkang. Kasus pernikahan wali adlal terjadi karena masing-masing pihak tidak memahami hak dan kewajibannya serta dominasi peran wali nikah. Penyelesaian wali adlal di KUA Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan adalah dengan jalan musyawarah melalui mediasi oleh PPN dan juga penyelesaian melalui Pengadilan Agama. Peran Pegawai Pencatat Nikah (PPN) dalam penyelesaian wali adlal, yakni PPN bertindak sebagai mediator, PPN bertindak sebagai Pegawai Pencatat Nikah dengan mewakili wali menikahkan calon mempelai, serta PPN bertindak sebagai wali hakim setelah terbitnya penetapan wali adlal dari Pengadilan Agama.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pegawai Pencatat Nikah; Wali Adlal
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohammad Kharisun
Date Deposited: 17 Dec 2013 06:07
Last Modified: 17 Dec 2013 06:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1017

Actions (login required)

View Item View Item