Analisis sistem penyelenggaraan makan pagi di Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi

Choiriyah, Siti (2019) Analisis sistem penyelenggaraan makan pagi di Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (Ilmu Gizi_1507026016)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penyelenggaraan makan pagi di pondok pesantren merupakan hal penting yang perlu diperhatikan karena mempengaruhi kebugaran jasmani, status gizi, dan konsentrasi belajat para santri. Menganalisis sistem penyelenggaraan makanan, kandungan gizi, asupan, dan tingkat kesukaan santri terhadap makan pagi di Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi. Metode penelitian menggunakan mix method (kualitatif dan kuantitiatif). Desain penelitian menggunakan case study dengan jumlah responden 61 santri, 1 pengurus pondok dan 3 pengelola catering. Responden santri diambil dengan random sampling. Pengambilan data input dan process penyelenggaraan makanan menggunakan wawancara dan observasi. Berat makanan diambil dengan food weighing untuk menghitung kandungan energi makanan. Pengambilan data asupan makan pagi menggunakan metode Comstock. Pengambilan tingkat kesukaan menggunakan kuesioner uji kesukaan. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan program aplikasi statistik. Input penyelenggaraan makanan sebesar 80% dari biaya total. Process penyelenggaraan makanan belum optimal. Kandungan energi makan pagi sebesar 23.05% AKG. Asupan energi makan pagi santri 14.1% AKG. Hasil uji organoleptik mayoritas santri kurang menyukai tekstur (67.2%), rasa (73.8%), aroma (50.8%), variasi (68.9%) dan penampilan (49.2%) makan pagi. Mayoritas santri (68.9%) menyukai penyajian makan pagi. Hasil uji korelasi Spearman terdapat hubungan yang signifikan (p=0.041, r=0.263) antara tingkat kesukaan rasa dengan asupan energi makan pagi. Hasil uji korelasi Spearman tidak terdapat hubungan yang signifikan (p=0.159) antara asupan energi makan pagi dengan status gizi. Input dan process penyelenggaraan makanan belum optimal. Kandungan energi makan pagi sudah memenuhi anjuran energi makan pagi 15-30% AKG. Asupan energi makan pagi santri belum memenuhi anjuran energi makan pagi. Terdapat hubungan antara tingkat kesukaan dengan asupan energi makan pagi. Tidak terdapat hubungan antara asupan energi makan pagi dengan status gizi responden santri.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorSholichah, FarohatusNIDN2008029001
Thesis advisorWidiastuti, WidiastutiNIDN2019037502
Uncontrolled Keywords: Makan pagi; kandungan energi; Asupan energi; Status gizi; Santri; Pondok Pesantren
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 377 Schools and religion
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 30 Dec 2019 07:22
Last Modified: 30 Dec 2019 07:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10217

Actions (login required)

View Item View Item