Analisis terhadap praktek jual beli pakan lele di Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak

Lutfiana, Nila (2019) Analisis terhadap praktek jual beli pakan lele di Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (Skripsi_122311087_lengkap)
skripsi lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada perkembangan peradaban kehidupan manusia merealisasikan bentuk perdagangan yang berbeda dalam rangka memenuhi kebutuhan yang berkembang dalam masyarakatnya. Seperti yang terjadi pada masyarakat Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, sebagai masyarakat peternak lele yang membutuhkan bahan pokok dalam membudidayakan lele. Akan tetapi untuk mendapatkan kebutuhan itu, mereka tidak selamanya bisa membayar secara langsung karena mereka masih menunggu hasil penjualan lele untuk membayar pembelian tersebut. Untuk mengatasi permasalahan itu warga Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak membentuk suatu bentuk jual beli yang dikenal dengan jual beli tangguhan, yaitu bentuk jual beli kebutuhan peternak lele, misalnya seperti membeli pakan lele dengan cara harga ditangguhkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana Tanggapan Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak tentang praktek jual beli dengan sistem dua harga?. 2) faktor apa saja yang mendorong praktek jual beli pakan lele dengan sistem dua harga di Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), jenis penelitian hukum yang digunakan oleh penulis adalah jenis penelitian hukum normatif empiris atau sosiologi hukum, yakni penelitian dengan pendekatan yang melihat suatu kenyataan hukum di masyarakat serta aspek-aspek hukum dalam interaksi sosial di dalam masyarakat, dengan sumber data dari pihak penjual pakan lele dan peternak lele. Data di peroleh dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis data dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Praktek jual beli dua harga dengan syarat tambahan di awal yang terjadi di Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak menurut tanggapan masyarakat Desa Tegalarum tidak boleh karena adanya pengambilan manfaat ketika membeli, sebab hal semacam ini mengandung riba, dan Islam sangat menentang adanya praktek jual beli yang mengandung riba. 2) Faktor yang menyebabkan terjadinya jual beli dua harga di Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak adalah faktor ekonomi yang menjadikan kebiasaan masyarakat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorSupangat, SupangatNIDN2002047103
Uncontrolled Keywords: Hukum ekonomi Islam; Jual beli; Dua harga
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport > 381 Internal commerce (Domestic trade)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 30 Nov 2019 02:09
Last Modified: 30 Nov 2019 02:09
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10246

Actions (login required)

View Item View Item