Larangan perkawinan beda awu dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Desa Bogorejo dan Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang

Thoifur, Thoifur (2019) Larangan perkawinan beda awu dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Desa Bogorejo dan Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (Skripsi_1502016051)
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkawinan Beda Awu merupakan salah satu mitos yang sudah turun menurun dilakukan warga masyarakat Desa Bogorejo dengan masyarakat Desa Dadapan. Perkawinan antar kedua Desa ini dilarang Karena warga Desa Bogorejo dan Dadapan pada masa dahulu terjadi sebuah perselisihan antar kedua warga Desa tersebut. sehingga salah satu Sesepuh Desa tersebut mengumpulkan warganya dan mengeluarkan sabdanya: Wong Macan Ireng lan wong Bogoran sak turun-temurune ora oleh nganakake mantu lan sopo wonge seng ngelanggar bakal kena bala’. Terjemahan: Bahwa orang-orang warga Desa Bogorejo dan Dadapan tidak boleh melakukan perkawinan dan barang siapa yang melanggar larangan tersebut akan tertimpa petaka atau musibah. Sehingga, antar kedua warga Desa tersebut tidak bisa disatukan sampai zaman modern saat ini. Oleh sebab itu, dinamakan dengan Beda Awu. Skripsi ini membahas tentang larangan perkawinan Beda Awu dalam perspektif hukum Islam (Studi kasus di Desa Bogorejo dan Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang). Adapun Rumusan Masalah yang di kaji dalam penelitian ini, yaitu: 1). Mengapa larangan perkawinan Beda Awu dilarang di Desa Bogorejo dan Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang? 2). Bagaimana analisis hukum Islam terhadap larangan perkawinan karena Beda Awu di Desa Bogorejo dan Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang? Data yang digunakan dalam Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif empiris yaitu jenis penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Dengan bahan sumber primer penelitian mengenai larangan perkawinan Beda Awu yang telah berjalan hingga sekarang dan telah mengakar sehingga menjadi tradisi. Adapun Sumber Data sekunder, meliputi buku-buku, tulian yang terkait dengan analisis peneliti, jurnal hukum, hasil wawancara dan data pendukung lainnya. Berdasarkan Hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: 1). penyebab warga Desa Bogorejo dan warga Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang dilarang melaksanakan perkawinan atau yang dikenal dengan larangan perkawinan Beda Awu adalah masyarakat takut terhadap musibah atau malapetaka yang berupa kematian yang akan menimpa mempelai laki-laki yang berasal dari Desa Bogorejo, dan keluarga mempelai akan menerima musibah berupa penyakit, sehingga mengakibatkan tidak adanya keharmonisan dalam keluarga. 2). Pandangan hukum Islam terhadap larangan perkawinan Beda Awu tersebut tidak tepat karena tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut dalam hukum Islam. Dan hukum larangan Beda Awu diharamkan karena dalam hukum Islam hanya ada larangan yaitu: Mahram Muaqat dan Mahram Muabad. Adapun hukum perkawinan Beda Awu tersebut tetap sah dan diperbolehkan. Menurut peneliti Kebiasaan yang diimani masyarakat Bogorejo dan Dadapan terhadap larangan perkawinan Beda Awu merupakan kebiasaan yang fasid, sehingga hal ini harus dihilangi sedikit demi sedikit.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorNurhadi, AgusNIDN2007046603
Thesis advisorShoim, MuhammadNIDN2001117101
Uncontrolled Keywords: Perkawinan; Beda Awu; Urf; Tradisi masyarakat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Maulana Handy
Date Deposited: 05 Dec 2019 00:50
Last Modified: 05 Dec 2019 00:50
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10280

Actions (login required)

View Item View Item