Konsep birokrasi Max Weber dalam perspektif etika Ibnu Miskawaih

Umamah, Choirul (2019) Konsep birokrasi Max Weber dalam perspektif etika Ibnu Miskawaih. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (Skripsi_1504016049)
Umamah FULL PDF.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep Birokrasi Max Weber dalam Perspektif Etika Ibnu Miskawaih, yang dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai birokrasi. Seluruh masyarakat umum pasti menginginkan bahwa semua birokrasi dalam melakukan pelayanan bisa dengan baik, para anggota birokrasi juga merupakan seseorang yang berkarakter, dilandasi dengan sifat kebajikan, adil, supaya mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginannya. Namun realitanya banyak sekali birokrasi yang melakukan penyalahgunaan wewenang dan melakukan perbuatan yang menyimpang sehingga banyak mengecewakan masyarakat umum. Max Weber menyebut penyimpangan ini sebagai patologi birokrasi. Menurut Max Weber, birokrasi itu harus dibentuk secara rasional sebagai organisasi sosial yang bisa terukur, diandalkan dan efisien. Untuk menciptakan itu semua, maka dibutuhkan aparatur birokrasi yang mengedepankan etika dan nurani. Etika ini sangat penting bagi birokrasi karena dapat mengatasi patologi-patologi yang ada, serta membantu birokrasi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya dengan baik. Untuk itu, skripsi ini melakukan penelitian bagaimana konsep etika Ibnu Miskawaih dalam memandang birokrasi yang diungkapkan oleh Max Weber, Permasalahan dalam skripsi ini adalah: Bagaimana birokrasi rasional dan birokrasi non rasional menurut Max Weber? Serta Bagaimana konsep birokrasi Max Weber menurut etika konsep Ibnu Miskawaih? Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana birokrasi yang rasional dan non rasional menurut Ibnu Miskawaih serta untuk mengetahui apakah konsep birokrasi yang dikemukakan oleh Weber mempunyai kesesuaian dengan etika yang dikemukakan oleh Ibnu Miskawaih. Skripsi ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research, langkah-langkah yang ditempuh dalam metode dokumentasi adalah dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang koheren dan berkesinambungan dengan tema penelitian ini untuk dipilih dan dipilah yang sesuai dengan tema skripsi, skripsi ini dianalisis menggunakan deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep birokrasi rasional Max Weber adalah birokrasi yang didasarkan birokrasi yang muncul atas dasar kaidah-kaidah otoritas hukum, bukan karena sebab lain sedangkan birokrasi patologi adalah birokrasi yang mengandung penyakit. Konsep birokrasi rasional Max Weber mempunyai kesesuaian dengan etika konsep Ibnu Miskawaih karena tipe idealnya mengandung nilai-nilai keutamaan etika Ibnu Miskawaih. Sedangkan birokrasi yang mengandung patologi tidak sesuai dengan etika yang telah disebutkan oleh Ibnu Miskawaih.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorSuyono, YusufNIDN2013035301
Thesis advisorMachrus, MachrusNIDN2001116303
Uncontrolled Keywords: Birokrasi; Max Weber; Ibnu Miskawaih; Etika
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 172 Political ethics
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.261 Islam and philosophy
300 Social sciences > 320 Political science > 321 Systems of governments and states
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Maulana Handy
Date Deposited: 30 Dec 2019 00:54
Last Modified: 30 Dec 2019 00:54
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10335

Actions (login required)

View Item View Item