Kepribadian kaum beriman dalam Al-Qur’ān : studi analisis penafsiran Ibnu Katsir, Ahmad Musthofa Al-Maraghi, dan Quraish Shibah terhadap QS. Al-Furqān ayat 63-77

Sudaryono, Slamet (2019) Kepribadian kaum beriman dalam Al-Qur’ān : studi analisis penafsiran Ibnu Katsir, Ahmad Musthofa Al-Maraghi, dan Quraish Shibah terhadap QS. Al-Furqān ayat 63-77. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (124211090_Skripsi_Lengkap)
FULL SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kepribadian merupakan salah satu dari cabang psikologi yang berusaha memahami manusia dengan meniliti dan menganalisis perilaku manusia. Hasil pengamatan terhadap prilaku manusia sejak awal dilakukan telah melahirkan banyak aliran dalam kajian psikologi. Mulai dari psikoanalisis, behavioristik, humanistik, dan juga transpersonal. Kesemuanya berangkat atas dasar penasaran tentang apa dan bagaimana sebenarnya manusia sebenarnya. Kekurangan aliran psikologi generasi awal dinilai oleh beberapa sarjana muslim karena terlewatnya pembahasan tentang aspek spiritual yang terdapat pada diri manusia. Sehingga lahirlah psikologi kepribadian Islam dengan upaya pemahaman terhadap manusia melalui sumber wahyu. Di dalam Al-Qur’ān kepribadian manusia digolongkan menjadi kepribadian mukmin, kafir, dan munafiq. Dari banyaknya ayat yang menjelaskan tentang ciri-ciri orang beriman, 14 ayat terahir dari surat Al-Furqān menarik untuk dipahami. Menarik karena secara redaksional tidak menggunakan kata iman untuk mengawali rentetan karakteristik kepribadian kaum beriman, dengan kualitas keimanan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian kaum beriman beserta karakteristiknya yang terkandung dalam surat Al-Furqān ayat 63-77. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan psikologi dan menggunakan metode deskriptif analitis. Dengan langkah menelaah penafsiran mufassir terhadap ayat 63-77 dari surat Al-Furqan. Sumber penafsiran primer penulis ambil dari tafsir Al-Qur’ān Al-‘Adzīm karya Ibnu Katsir, tafsir Al- Marāghi karya Ahmad Musthofa Al-Maraghi, dan tafsir Al-Mishbāh karya Quraish Shihab. Dari kajian terhadap surat Al-Furqān ayat 63-77, diketahui bahwa karakteristik yang terdapat pada ayat-ayat tersebut merupakan karakteristik kepribadian mukmin atau kaum beriman. Kepribadian kaum beriman yaitu kepribadian yang berkembang atas dasar keimanan yang merupakan fitrah manusia, dengan berusaha mengompromikan dan menyerasikan potensi struktur fisik dan psikis yang ada pada diri manusia. Adapun karakteristik yang terdapat dalam ayat 63-77 dari surat Al-Furqān yaitu: Lemah lembut, Taat (beribadah), Prihatin, Dermawan dan bijaksana, Beriman, Tidak membunuh, Menjauhi zina, Jujur (tidak bersaksi palsu), Menjaga kehormatan, Terbuka dan kritis, dan Bertanggung jawab.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorMundhir, MundhirNIDN2007057101
Thesis advisorMuhtarom, MuhtaromNIDN2002066901
Uncontrolled Keywords: Kepribadian mukmin; Tafsir Alquran
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Maulana Handy
Date Deposited: 30 Dec 2019 02:54
Last Modified: 30 Dec 2019 02:54
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10363

Actions (login required)

View Item View Item