Etnobotani tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat penyakit pada anak-anak di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah

Mulyanah, Wiwin (2019) Etnobotani tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat penyakit pada anak-anak di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (Skripsi_1508016004_Lengkap)
1508016004.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Indonesia adalah salah satu Negara megabiodiversity terbesar di dunia yang kaya dengan sumberdaya hayatinya. 30.000 spesies tumbuhan dari total 40.000 spesies tumbuhan di dunia, 940 spesies diantaranya merupakan tumbuhan berkhasiat sebagai obat. Anak-anak usia pertumbuhan rentan terhadap berbagai macam penyakit, hal tersebut karena kekebalan tubuhnya masih lemah yang dipengaruhi dari berbagai faktor. Masyarakat Desa Colo masih memanfaatkan pengobatan tradisional untuk mengobati penyakit pada anak-anak. Pengetahuan pengobatan tradisional tersebut hanya dikuasai oleh kaum tua khususnya dukun bayi dan tabib-tabib. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan masyarakat serta upaya pelestarian tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat penyakit pada anak di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 sampai Maret 2019 di Desa Colo yang terdiri dari 4 dusun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode wawancara semi terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 56 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Colo sebagai pengobatan penyakit pada anak. Tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat Desa Colo yaitu tumbuhan dari famili Zingiberaceae seperti kunyit (Curcuma domestica Val.), temu hitam (Curcuma aeruginaosa Robx), jahe (Zingiber officinale Rosc.), kencur (Kaemferia galangal L.), bengkle (Zingiber cassumanar Roxb.), lempuyang (Zingiber zerumbet L.), temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), lengkuas (Alpinia galangal L.), dan temu kunci (Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlecht). Penyakit pada anak yang diobati seperti batuk, demam, cacingan, masuk angin, gondongan, diare, maag, kurang nafsu makan, sariawan, sawan dan luka-luka. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu daun 45%, rimpang 18%, buah 14%, umbi 9%, biji 7%, batang 3%, bunga 2% dan buah 2%. Proses pengolahan yaitu ditumbuk 56%, direbus 11%, diparut 24%, diiris 7%, dan diseduh 2%.Sumber perolehan budidaya 55%, liar 29% dan beli/pasar 16%.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorWahidah, Baiq FarhatulNIDN2022027502
Thesis advisorHayati, NurNIDN2025117701
Uncontrolled Keywords: Etnobotani; Tumbuhan obat; Penyakit pada anak
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 580 Botanical sciences > 581 Botany
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 46201 - Biologi
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 03 Mar 2020 07:41
Last Modified: 03 Mar 2020 07:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10805

Actions (login required)

View Item View Item