Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas : studi pada Kelompok Ternak Kelinci “FANCY” di Desa Jambu Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang

Ni‟mah, Muflihatin (2019) Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas : studi pada Kelompok Ternak Kelinci “FANCY” di Desa Jambu Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan bersama yang harus diselesaikan oleh setiap elemen masyarakat. Kemiskinan menjadi tujuan nomer satu dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai Sustainable Development Goals (SGDs) yang telah ditentukan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia, yang dapat menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu lingkungan sosial, dan ekonomi. Usaha-usaha yang dilakukan dengan memberi amanahkan kepada Pemerintah Daerah untuk membuat program- program strategis yang ditujukan untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Pentingnya pemberdayaan masyarakat yang didasarkan pada pemikiran community based resource management (pengelolaan sumberdaya lokal) merupakan suatu sosok manajemen pembangunan yang mencoba menjawab tantangan pembangunan, yaitu kemiskinan. Pemberdayaan masyarakat yang ada di desa Jambu adalah dengan membentuk Komunitas ternak kelinci “fancy” yang melakukan program pemberdayaan masyarakat melalui Agribisnis Ternak Kelinci merupakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh masyarakat di desa Jambu . Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana proses pemberdayaan masyarakat melalui usaha ternak kelinci “fancy” di desa Jambu dan bagaimana hasil yang dicapai oleh Kelompok ternak kelinci “fancy” di desa Jambu. Penelitian ini mengkaji dan mendiskripsikan mengenai proses dan hasil pemberdayaan masyarakay berbasis komunitas oleh komunitas ternak kelinci “fancy” di desa Jambu menggunakan pendekatan dekriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan gejala-gejala masalah sosial masyarakat dan mengumpulkan data atau informasi yang disusun dan dijelaskan serta dianalisis. Teknik dan pengumpulan data dalam penelitian ini di dapat dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Proses pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas pada ternak kelinci “fancy” melalui penyadaran potensi lingkungan dan sumber daya manusia, pembelajaran kelompok, penambahan anggota, dan pengembangan komunitas. 2) Hasil pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas ternak kelinci “fancy” di desa Jambu, dapat dilihat dari semakin membaiknya masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungannya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorSuprihatiningsih, SuprihatiningsihNIDN2010057601
Thesis advisorRiyadi, AgusNIDN2016088002
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan masyarakat; Komunitas; Ternak
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70231 - Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 08 Apr 2020 01:22
Last Modified: 08 Apr 2020 01:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11015

Actions (login required)

View Item View Item