Strategi pembinaan keagmaan dalam mempersiapkan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kendal menjadi masyarakat yang baik

Rohmah, Ainur (2019) Strategi pembinaan keagmaan dalam mempersiapkan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kendal menjadi masyarakat yang baik. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (829kB) | Preview

Abstract

Dalam al-qur‟an Allah SWT menegaskan setiap manusia dalam hidupnya akan mendapatkan ujian yang bermacam-macam bentuknya.Dari ujian tersebut dapat diukur kuat lemahnya iman seseorang. Orang yang lalai seperti halnya warga binaan tidak menjaga imannya dengan baik adalah termasuk orang yang tidak lulus dalam ujian. Berperilaku melanggar norma-norma atau aturan Negara dan dijatuhkan hukuman.Dengan bekal pembinaan keagamaanyang dilakukan terus menerus membantu warga binaan menjadikan kepribadian warga binaan yang lebih baik.Untuk itu warga binaan harus dipersiapkan terlebih dahulu dengan strategi pembinaan keagamaan.Strategi dengan pendekatan, metode, dan teknik.Strategi adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.Pembinaan keagamaan adalah suatu usaha untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan ajaran agama Islam untuk mencapai tujuan. Masyarakat yang baik yaitu sekumpulan orang yang memiliki tujuan amar ma‟ruf nahi munkar, aturan, tatanan atau perintah yang adil, dan beriman kepada Allah. Berangkat dari fenomena diatas, maka penulis ingin mengungkap yang berkaitan dengan permasalahan mengenai bagaimana strategi pembinaan keagamaan dalam memperisapkan warga binaan menjadi masyarakat yang baik di Lembaga Pemasyarakatan dan apa faktor pendukung dan penghambat strategi pembinaan keagamaan dalam memperisapkan warga binaan menjadi masyarakat yang baik di Lembaga Pemasyarakatan. Kegiatan pembinaan keagamaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kendal yang meliputi sholat berjamaah, belajar Iqra dan Al-Qur‟an, khotmil Qur‟an, santapan rohani, Yasin dan Tahlil telah dilakukan secara rutin dan sesuai dengan jadwal. Adapun faktor pendukung kegiatan pembinaan keagamaan yaitu : Kesadaran, motivasi atau keinginan warga binaan dalam mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan sangat besar. Adanya aturan bagi warga binaan untuk mengikuti pembinaan keagamaan.Kegiatan pembinaan keagamaan merupakan wujud kepedulian Lembaga Pemasyarakatan terhadap dunia pembinaan keagamaan warga binaan.Waktu dan jadwal yang teratur.Petugas Lembaga Pemasyarakatan yang aktif.Kerjasama dengan pihak pembinaan keagamaan dari dalam dan luar Lembaga Pemasyarakatan.Faktor penghambatnya yaitu: Keterbatasan tempat atau ruang pembinaan keagamaan, sarana prasarana yang kurang memadai, material, dan kegaduhan yang dilakukan oleh warga binaan yang baru memasuki Lembaga Pemasyarakatan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorRozi, FachrurNIDN2001056901
Thesis advisorKasmuri, KasmuriNIDN2022086601
Uncontrolled Keywords: Pembinaan keagamaan; Warga binaan; Lembaga pemasyarakatan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 13 Apr 2020 03:20
Last Modified: 13 Apr 2020 03:20
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11035

Actions (login required)

View Item View Item