Pengaruh proporsi dewan komisaris independen dan jumlah komite audit terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia pada tahun 2014-2018

Mahardika, Ardian (2019) Pengaruh proporsi dewan komisaris independen dan jumlah komite audit terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia pada tahun 2014-2018. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of NIM1505036079.pdf]
Preview
Text
NIM1505036079.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Secara kualitas, bank syariah belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Menurut catatan Biro Riset Infobank, kinerja perbankan syariah tak kunjung membaik sejak 2012. Tampak dari return on asset (ROA) perbankan syariah yang terus menurun. Rata-rata perbankan syariah belum bisa mencapai standar ROA yang ideal, yakni 1,5%. Profitabilitas yang tak maksimal dapat disebabkan pula oleh moral hazard. Perlu peran organ-organ pengawasan yang indepensi untuk menanganinya, seperti Dewan komisaris independen dan komite audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dewan komisaris independen dan komite audit terhadap profitabilitas pada perbankan syariah di Indonesia pada tahun 2014-2018. Variabel dalam penelitian ini yaitu dewan komisaris independen dan komite audit, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan ROA.
Populasi dari penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang beroperasi selama periode 2014-2018, dan telah mempublikasikan laporan keuangannya di website Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan jumlah sampel sebanyak 10 diambil dengan menggunakan metode nonprobabilitas (secara tidak acak) berdasarkan kriteria (purposive sampling).Teknik pengumpulan data diambil berdasarkan teknik dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis inferensial.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dewan komisaris independen dan komite audit secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia tahun 2014-2018. Hasil ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 10,534 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000166 (< 0,05). Menurut uji t, proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia tahun 2014-2018. Hal ini dibuktikan pada uji t yang menunjukkan nilai t hitung sebesar -0,663 dengan nilai probabilitas (Sig-t) sebesar 0,511yang nilainya di atas level signifikan 0,05. Sedangkan komite audit berpengaruh signifikan dan positif terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia tahun 2014-2018. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 4,470 dengan nilai probabilitas (Sig-t) 0,000049 yang nilainya dibawah 0,05.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Profitabilitas; Bank syariah; Dewan Komisaris Independen; Komite Audit; ROA
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.1 Bank dan perbankan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 61206 - Perbankan Syariah (S1)
Depositing User: Ujang Azwar
Date Deposited: 06 Apr 2020 01:52
Last Modified: 11 Jun 2021 07:40
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11129

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics