Metode dan media Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) dalam menyampaikan pesan dakwah kepada dhuafa di Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung

Khabib, Umar (2008) Metode dan media Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) dalam menyampaikan pesan dakwah kepada dhuafa di Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (skripsi_1101152_umar_khabib)
1101152_UMAR_KHABIB_SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penerapan metode dan penggunaan media dakwah merupakan kunci pokok kesuksesan proses dakwah. Seperti halnya Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung dalam proses dakwah kepada Dhuafa telah melahirkan paradigma baru tentang penerapan metode dan penggunaan media dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Penelitian ini bertujuan : Pertama, untuk mengetahui metode dan media yang digunakan oleh Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) dalam berdakwah kepada dhuafa di Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Kedua, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan metode yang diguanakan Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) dalam menyampaikan pesan dakwah kepada dhuafa di Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif diskriptif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif berupa kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati. Sumber kajian dalam penelitian ini dibagi dua; Pertama, bahan-bahan yang langsung berkompeten dengan penelitian ini yaitu dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan sumber kedua adalah buku-buku yang ada kaitannya dengan penelitian ini, sehingga dapat melengkapi sumber utama. Dengan kesimpulan bahwa metode yang digunakan Lembaga Sosial Pendamping Dhuafa (LSPD) adalah metode ceramah yaitu metode dakwah yang banyak diwarnai oleh ciri karakteristik bicara seorang da’i, metode ini digunakan karena paling murah dan sederhana. Tanya jawab yaitu untuk mengetahui sampai sejauh mana ingatan atau pikiran seseorang dalam memahami materi dakwah. Karya wisata yaitu dakwah yang dialkukan dengan mengadakan kunjungan ke tempat-tempat yang memiliki nilai historis keislaman atau lembaga-lembaga dakwah yang lebih maju. Bil hal yaitu dakwah dalam bentuk konkrit, kerja nyata, dan kegiatan positif untuk mengubah umat pada kondisi yang baik, seperti menyantuni yatim piatu, membayar SPP anak-anak kurang mampu. Sedangkan media yang digunakan adalah : Kajian Al-Qur’an Ahad Pagi (KAAP) dilakukan setiap hari ahad pagi dan disampaikan dengan sistem dialog dan bukan monolog. Buletin Ahad Pagi, Buletin Ahad Pagi merupakan bagian dari dakwah bil-qolam. Buletin Ahad Pagi terbit setiap hari ahad pagi dan para jamaah pengajian bebas mengambil bila telah disediakan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorRozi, FachrurNIDN2001056901
Thesis advisorFaqih, AhmadNIDN2008037301
Uncontrolled Keywords: Pesan dakwah; Dhuafa; Lembaga sosial
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 23 Jun 2020 02:17
Last Modified: 23 Jun 2020 02:17
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11257

Actions (login required)

View Item View Item