Studi analisis pendapat Dr. Hammudah 'Abd Al 'Ati tentang hipogami dan hipergami sebagai konsep kafa'ah dalam pernikahan

Safiuddin, Muhammad (2009) Studi analisis pendapat Dr. Hammudah 'Abd Al 'Ati tentang hipogami dan hipergami sebagai konsep kafa'ah dalam pernikahan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (NIM_2103068_Skripsi_Lengkap)
2103068_Skripsi Lengkap.PDF - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pernikahan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan). Keluarga yang bahagia adalah keluarga yang damai dan penuh kasih sayang antara anggota keluarga. Yang menjadi masalah adalah bagaimana pendapat Dr. Hammudah 'Abd al 'Ati tentang hipogami dan hipergami sebagai konsep Kafa'ah dalam pernikahan? Apa alasan hukum Dr. Hammudah 'Abd al 'Ati tentang hipogami dan hipergami sebagai konsep Kafa'ah dalam pernikahan? Dalam menyusun skripsi ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan jalan melakukan penelitian terhadap sumber-sumber tertulis, maka penelitian ini bersifat kualitatif, sedangkan metode analisisnya adalah deskriptif analisis yakni menganalisis dan menggambarkan pendapat Dr. Hammudah 'Abd al 'Ati tentang hipogami dan hipergami sebagai konsep Kafa'ah dalam pernikahan. Data Primer, yaitu karya Dr. Hammudah 'Abd al 'Ati yang berjudul: The Family Structure In Islam, Washington Street: American Trust Publications, 1977. Sebagai data sekunder, yaitu literatur lainnya yang relevan dengan judul skripsi ini. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik library research (penelitian kepustakaan). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa menurut Hammudah 'Abd al-'Ati bahwa dalam ajaran Islam ini, setiap lelaki bebas, berhak dan dibenarkan menurut hukum menikahi wanita yang baik yaitu yang tidak merusak keutuhan agamanya, misal musyrik. Perkawinan itu harus sederajat, meskipun demikian alangkah baiknya dalam perkawinan itu lelaki menganut prinsip hipogami (menikah dengan wanita yang sederajat atau di bawahnya). Sedang wanita haruslah menganut asas hipergami (menikah dengan lelaki yang sederajat atau lebih tinggi). Pandangan Hammudah 'Abd al-'Ati menunjukkan bahwa pada prinsipnya ia mendukung kepemimpinan rumah tangga ada pada suami. Sehingga wanita yang lebih rendah derajatnya akan terangkat oleh derajat suami. Sedangkan jika wanita lebih tinggi derajatnya, maka Hammudah 'Abd al-'Ati merasa ada kekhawatiran bahwa wibawa laki-laki akan jatuh dengan sendirinya. Yang megang kendali rumah tangga akhirnya di tangan istri. Hal ini dalam pandangan Hammudah 'Abd al-'Ati akan membahayakan posisi suami sebagai pemimpin, dan justru akan membuat kecenderungan istri melakukan tindakan pembangkangan terhadap perintah suami. Alasan hukum Dr. Hamudah Abd Al'ati yang berpendapat bahwa perkawinan itu lelaki harus menganut prinsip hipogami, sedang wanita haruslah menganut asas hipergami, bahwa ditinjau dari setting sosialnya, pandangan Hammudah 'Abd al-'Ati didasarkan oleh kondisi masyarakatnya waktu itu. Dalam hal ini masyarakat dimana Hammudah 'Abd al-'Ati hidup ada banyak peristiwa seorang pria menikah dengan wanita yang status sosialnya lebih tinggi dari pria itu. Hal ini menyebabkan posisi suami kurang berwibawa di mata isteri.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorRofiq, AhmadNIDN2014075901
Thesis advisorLathifah, AnthinNIDN2007117501
Uncontrolled Keywords: Hipogami; Hipergami; Pernikahan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Agus Wayan Yulianto
Date Deposited: 02 Jul 2020 07:05
Last Modified: 02 Jul 2020 07:05
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11367

Actions (login required)

View Item View Item