Penafsiran ayat-ayat sumpah Allah dalam Al-qur’an: studi kitab Al-Tafsir Al-Bayani lil Qur’an Al-Karim karya ’Aisyah bint Al–Syathi’, tafsir Ibn Katsir karya Ibn Katsir dan kitab Jami’ul Bayan ’An Ta’wili yil Qur’an karya At- Thabari

Hidayah, Nur (2009) Penafsiran ayat-ayat sumpah Allah dalam Al-qur’an: studi kitab Al-Tafsir Al-Bayani lil Qur’an Al-Karim karya ’Aisyah bint Al–Syathi’, tafsir Ibn Katsir karya Ibn Katsir dan kitab Jami’ul Bayan ’An Ta’wili yil Qur’an karya At- Thabari. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (NIM_4102077_Skripsi_Lengkap)
4102077_Full Skripsi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (737kB) | Preview

Abstract

Dalam Tafsir ‘Aisyah bint al-Syathi’, tafsir Ibn Katsir dan at-Thabari dapat di temui beberapa ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang makna ayat sumpah Allah yang terdapat pada surah-surah pendek dalam al-Qur’an seperti surah adh-Dhuha, surah al-Balad, an-Nazi’at, al-Ashr, asy-Syams, al-‘Adiyat, at-Tin dan sebagainya. Al-Qur’an adalah sebagai kitab suci yang berkarakteristiknya mengandung beberapa uraian yang sangat singkat dalam menunjukkan sesuatu, akan tetapi juga mengandung prinsip-prinsip dasar sebagai petunjuk agar manusia dapat mengambil sebuah perkataan yang mereka ucapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Seperti mengucapkan Demi Allah, Billahi, Taallahi itu semua hanya menunjukkan rasa kemantapan hati agar ucapannya itu tidak melanggar kata sumpah, oleh karena itu Allah juga melarang manusia untuk mengucapkan nama selain Allah dan oleh sebab itu orang yang salah mengucapkan sumpah termasuk orang syirik. Dalam al-Qur’an sendiri Allah juga memberikan penjelasan adanya kata sumpah yang meliputi sumpah terhadap nama-nama makhluk-Nya, seperti demi waktu malam, demi waktu siang dan waktu pagi, demi malaikat-malaikat, demi binatang-binatang, demi matahari, demi fajar dan lain sebagainya. Metode penelitian skripsi ini bercorak Library Research yaitu dengan mengupas secara konseptual dengan cara menulis, mengedit dan menyajikan data serta menganalisisnya. Dalam arti di semua sumber datanya berasal dari bahan-bahan tertulis yang telah berkaitan dengan topik yang telah dibahas dan adanya pengumpulan data ini bersumber dari data primer yaitu al-Qur’an. Dalam analisis ini penulis menggunakan Analisis Content yaitu berdasarkan data-data penulis mengungkapkan penafsiran dari kitab Tafsir Ibn Katsir, Kitab al-Tafsir al-Bayan lil Qur’an al-Karim karya ‘Aisyah bint al-Syathi’ dan kitab Jami’ul Bayan ‘an Ta’wili yil Qur’an karya at-Thabari, yang berjudul “Penafsiran Ayat-ayat Sumpah Allah dalam al-Qur’an{Studi komparatif antara Kitab al-Tafsir al-Bayan lil Qur’an al-Karim (‘Aisyah bint al-Syathi’) dengan kitab Tafsir ibn Katsir dan kitab Jami’ul Bayan ‘an Ta’wili yil Qur’an (at-Thabari )}”. Oleh karena itu masing telah mempunyai konteks pembicaraan yang berbeda-beda, sehingga ada perbedaan dalam metode dan persamaan dalam menafsirkan terhadap surah-surah pendek yang diawal ayat yang mempunyai arti dan maksud kata-kata sumpah Allah dengan masing-masing telah mempunyai konteks makna sumpah yang sama-sama pula. Ungkapan mengenai makna sumpah Allah menurut ‘Aisyah bint al-Syathi’, tafsir Ibn Katsir dan at-Thabari menyatakan dalam surah adh-Dhuha dengan maksud demi malam dan demi pagi berpendapat bahwa dipagi hari kita sebagai manusia harus giat bekerja sampai malam hari kita dapat mengistirahatkan agar dipagi hari yang cerah lebih giat, surah al-Balad menjelaskan bahwa adanya makna betapa indahnya bila kita tinggal di negeri ka’bah, surah an-Nazi’at juga menjelaskan adanya para malaikat-malaikat yang akan mencabut semua nyawa para makhluk-Nya dan tidak ada satu pun yang mengetahui kebesaran dan rahasia-Nya. Penafsiran ‘Aisyah bint al-Syathi’, tafsir ibn Katsir dan at-Thabari mengenai makna sumpah Allah dalam konteks pemahaman al-Qur’an, menurut penulis telah memperlihatkan corak yang khas dan serta dapat memperkaya khazanah pemahaman al-Qur’an yang berharga bagi umat untuk dapat menghayati, memahami agar maksud al-Qur’an itu sebagai petunjuk dan rahmat yang dapat tercapai dengan baik serta dapat meluruskan jalan kehidupan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorZuhad, ZuhadNIDN2010055601
Thesis advisorSyaroni, MochNIDN2015057201
Uncontrolled Keywords: Sumpah; Atas nama Allah; Tafsir Alquran
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.21 God and spiritual beings > 297.211 God / Allah
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.39 Other Practices (Incl. Halal Food, Syirik, Munafiq)
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Ahlis Ahwan
Date Deposited: 02 Jul 2020 07:07
Last Modified: 03 Jul 2020 04:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11389

Actions (login required)

View Item View Item