Elemen–elemen psikologi Islami dalam pembentukan akhlak

Nasikhin, Ali (2008) Elemen–elemen psikologi Islami dalam pembentukan akhlak. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (skripsi_3102136_ali_nasikhin)
3102136_Ali_Nasikhin.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Ali Nasikhin (NIM :3102136). Elemen – elemen Psikologi Islami dalam Pembentukan Akhlak. Skripsi: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Apa sajakah elemen – elemen psikologi Islami; 2) proses pembentukan Akhlak; 3) Bagaimanakah peranan elemen – elemen psikologi Islami dalam proses pembentukan Akhlak. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yakni serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, serta mengolah bahan penelitian. kemudian data yang terkumpul dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah al-Qur'an dan terjemahnya, buku Psikologi Islami karangan Hanna Djumhana dan baharuddin, sedangkan untuk menunjang penelitian ini digunakan buku-buku penunjang yang relevan dengan penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif karena metode ini berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan apa yang ada, baik mengenai kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang sedang tumbuh, proses yang sedang berlangsung akibat atau efek yang terjadi atau kecendrungan yang tengah berkembang, kemudian juga menggunakan metode metode reflektif yaitu berfikir yang prosesnya mondar – mandir antara yang empirik dan yang abstrak. Metode ini digunakan untuk menganalisis konsep – konsep atau teori – teori yang dikemukakan oleh para ahli / pakar dengan cara berfikir mondar – mandir baik yang empirik maupun yang abstrak sehingga ditemukan satu konsep yang lengkap dan tepat, sehingga diharapkan dapat memunculkan konsep baru yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen – elemen psikologi Islami dalam pembentukan akhlak adalah; 1) Elemen – elemen psikologi Islami adalah terdiri dari tiga aspek dan enam dimensi, Ketiga aspek itu adalah aspek jismiah (fisik, biologis), aspek nafsiah (psikis, psikologi), dan aspek rohaniah (spiritual, transcendental). Aspek nafsiah adalah keseluruhan kualitas kemanusiaan, berupa: pikiran, perasaan, kemauan, yang muncul dari dimensi al-nafs, al-'aql,dan al-qalb. Aspek rohaniah adalah potensi luhur manusia yang bersumber dari dimensi ar-ruh, dan al-fitrah. 2) Dalam proses pembentukan akhlak dapat digunakan beberapa metode yaitu dengan menjalankan ibadah yang kuat dan ikhlas, metode teladan karena dengan teladan seseorang bisa mempengaruhi diri untuk berubah kerana manusia cepat meniru orang lain. Metode pembentukan akhlak yang kemudian mengubah seluruh sifat-sifat baik menjadi kebiasaan. Dengan mencari ilmu pengetahuan juga bisa dimasukkan dalam pembentukan akhlak, karena pengetahuan biasa diperoleh dari keseluruhan bentuk upaya kemanusiaan, seperti perasaan, pikiran, pengalaman, panca indera, dan intuisi untuk mengetahui sesuatu tanpa memperhatikan objek, cara, dan kegunaannya. Metode nasihat, dengan metode ini pendidikan dapat menanamkan pengaruh yang baik ke dalam jiwa apabila digunakan dengan cara yang dapat mengetuk relung jiwa . 3) Peranan elemen – elemen psikologi Islami dalam proses pembentukan Akhlak adalah sangat urgen dan mendasar karena bila dilihat dari faktor pembentukan akhlak itu sendiri terdiri dari faktor intern dan faktor ekstern, intern di sini mencakup beberapa aspek yaitu aspek jismiah (fisik, biologis) dalam pembentukan akhlak aspek jismiah sangat berperan sebagai wujud nyata aktualisasi diri berupa perilaku, sikap, dan tindakan yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari., aspek nafsiah (psikis, psikologi) Aspek nafsiah sangat berperan dalam pembentukan akhlak yaitu dalam hal mengetahui, mengenal, merasakan yakni persepsi atau cara pandang terhadap diri dan lingkungannya. Hal ini diwujudkan atau diaktualisasikan dalam pergerakan jismiah yang berupa perilaku (akhlak), dan aspek rohaniah (spiritual, transcendental) aspek ruhaniah sangat berperan dalam hal ini menjaga, mewarnai dan mengarahkan agar manusia tetap menjadi manusia seutuhnya (jasmani dan ruhani) yakni menjaga manusia tetap tidak kehilangan kemanusiaannya dan menjaga manusia tetap berhubungan langsung kepada Tuhannya (beragama) atau dalam jalan Allah (ridho Allah). Berdasar kepada hasil penelitian ini diharapkan akan dapat menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, tenaga pengajar, para peneliti serta semua pihak yang membutuhkan di lingkungan IAIN Walisongo Semarang.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorWahid, AbdulNIDN2014116902
Thesis advisorMuslih, MuslihNIDN2013086902
Uncontrolled Keywords: Psikologi Islam; Pendidikan akhlak
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86208 - Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 01 Jul 2020 07:47
Last Modified: 01 Jul 2020 07:47
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11466

Actions (login required)

View Item View Item