Implementasi pembinaan keagamaan melalui madrasah diniyah di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang

Rofiq, M. Khoirur (2009) Implementasi pembinaan keagamaan melalui madrasah diniyah di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (NIM_3104119_Skripsi_Lengkap)
3104119_Skripsi_lengkap.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan keagamaan melalui Madrasah Diniyah di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data-data diperoleh melalui kajian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman tentang pelaksanaan pembinaan keagamaan melalui Madrasah Diniyah di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi narapidana melalui Madrasah Diniyah sangat tepat, karena itu merupakan sesuatu yang sangat penting dan dibutuhkan bagi narapidana. Proses pembinaan keagamaan di Lapas dapat berjalan dengan baik, lancar dan terencana. Di antaranya ditandai dengan adanya jadwal, guru atau pembina dan materi pembinaan yang jelas. Pembinaan keagamaan melalui Madrasah Diniyah di Lapas Klas I Kedungpane Semarang lebih menekankan pada aspek afektif, yaitu berkaitan dengan perubahan sikap para narapidana. Dengan kata lain, narapidana yang mengikuti pembinaan keagamaan diharapkan dapat sadar akan perbuatan yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulanginya lagi. Sehingga ketika setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan, mereka dapat hidup dengan baik dan dapat bersosialisasi serta berinteraksi kembali dengan masyarakat. Pelaksanaan pembinaan keagamaan melalui Madrasah Diniyah di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang meliputi beberapa tahap, di antaranya: 1) Perencanaan. Perencanaan kegiatan di Madrasah Diniyah At Taubah mencakup tiga hal; rencana kegiatan harian (kegiatan belajar mengajar), rencana kegiatan mingguan (kegiatan mujahadah Asmaul Husna, Sholawat Nariyah dan Yasin-Tahlil), rencana kegiatan bulanan (kegiatan Peringatan Hari Besar Islam); 2) Pelaksanaan. Dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan melalui Madrasah Diniyah tertata dengan jelas, baik dari segi materi, tujuan dan target pembelajaran, metode bahkan sampai pada pendekatan atau strategi yang digunakan selama dalam proses pembinaan keagamaan; 3) Evaluasi. Evaluasi atau penilaian sangat penting untung mengetahui perubahan setelah menjalani proses pembinaan keagamaan. Khususnya penilaian terhadap perubahan sikap narapidana. Proses evaluasi ini dilakukan oleh bagian kerohanian yang secara langsung melihat dan mengamati kegiatan sehari-hari narapidana selam mengikuti pembinaan keagamaan dan selama bergaul dengan petugas Lapas dan narapidana yang lain. Adapun bentuknya dapat berupa catatan harian maupun catatan pada kegiatan-kegiatan tertentu oleh pembina kerohanian.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorWahid, AbdulNIDN2014116902
Thesis advisorSholikhin, MatUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pembinaan Agama; Pendidikan Agama; Madrasah Diniyah; Lembaga Permasyarakatan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 374 Adult education
300 Social sciences > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86208 - Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Affa Ardhi Saputri
Date Deposited: 01 Oct 2020 02:20
Last Modified: 01 Oct 2020 02:20
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11505

Actions (login required)

View Item View Item