Hubungan Antara Ibu Dan Kemandirian Anak (Studi Analisis Ibu Muda di Desa Sadeng Kecamatan Gunung Pati Kota Madia Semarang)

Isrofiyatun, Isrofiyatun Hubungan Antara Ibu Dan Kemandirian Anak (Studi Analisis Ibu Muda di Desa Sadeng Kecamatan Gunung Pati Kota Madia Semarang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (NIM_4101023_Skripsi_Lengkap)
4101023_ISROFIYATUN_Lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (614kB) | Preview

Abstract

ABSTRAKSI Ketika seorang perempuan memutuskan untuk menikah, maka pada saat itu juga ia harus siap untuk menjadi seorang ibu, sebab salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk mendapatkan keturunan yang sah. Ibu berperan terhadap pembentukan kepribadian seorang anak, begitu mulia sekaligus beratnya tugas yang dibebankan di pundak seorang ibu atas anak-anaknya, lalau bagaimanakah dengan ibu yang berusia muda. Sebab usia seorang ibu sangat mempengaruhi stabilitas emosionalnya, sebab pada umumnya ibu yang berusia muda mempunyai kepentingan pribadinya seperti merawat diri dan berkarier yang pada gilirannya akan mempengaruhi pola asuh seorang ibu terhadap anak-anaknya. Dalam penelitian ini, ingin mengetahui bagimanakah proses pembentukan kepribadian pada anak, tingkat kemandirian anak dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi dan mendukung ibu berusia muda di desa Sadeng kecamatan Gunung Pati kota madya Semarang. Dalam serangkaian proses penelitan yang penulis lakukan dengan menggunakan metode wawancara, angket dan observasi untuk membuktikan hal tersebut, dengan mengangkat tema “Hubungan antara Ibu Berusia Muda dengan Kemandirian Anak (Studi Kasus di Desa Sadeng Kecamatan Gunung Pati Kota Madya Semarang). Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya secara umum, meskipun masih muda ibu-ibu di daerah tersebut relatif mampu mendorong anaknya pada tahap perkembangannya masing-masing agar anaknya tumbuh dengan kepribadian yang mandiri. Ini terlihat dari keseharian anak-anak dari ibu yang berusia muda ini selalu berusaha untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, meskipun kadang-kadang sikap kekanak-kanakan mereka tampak jelas, namun kamanjaan itu masih dalam taraf normal, lagi pula itu merupakan perwujudan kasih sayang dari orang tua kepada anaknya. Asalkan semuanya di posisikan sesuai dengan proporsional akan menghasilkan seperti apa yng diharapkan. Seorang ibu yang masih muda hendaklah tidak menjadi hambatan untuk mendidik anak dengan baik, sehingga diharapkan dari rahim ibu-ibu ynag walaupun masih berusia muda lahirlah generasi-generasi muda yang tangguh dan mandiri dalam menjawab tantangan hidup tanpa mengabaikan norma-norma agama dan peraturan-peraturan yang lain.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorArikhah, ArikhahNIDN2029116902
Thesis advisorPurwaningsih, SriNIDN2024057001
Uncontrolled Keywords: Ibu; Anak; Kemandirian
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology
100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Ana Afida
Date Deposited: 09 Dec 2020 10:52
Last Modified: 09 Dec 2020 10:52
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11958

Actions (login required)

View Item View Item