Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dalam Penanganan Juvenile Delinquency: Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo

Latifah, Nur (2008) Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dalam Penanganan Juvenile Delinquency: Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text (NIM_4103050_Skripsi Lengkap)
4103050_Skripsi Lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Juvenile delinquency merupakan perilaku anak-anak atau remaja yang bersifat pelanggaran hukum yang berlaku dan nilai-nilai moral yang bertentangan dengan norma sosial yang ada dalam lingkungan masyarakat dan banyak merujuk pada masalah sosiopsikologis, kadang pula digolongkan penyakit sosial. Kejahatan anak remaja (juvenile delinquency) makin hari makin menunjukkan kenaikan jumlah dalam kualitas kejahatan dan peningkatan kegarangan serta kebengisan yang dilakukan dalam aksi-aksi kelompok seperti kebut-kebutan di jalan raya yang membahayakan, ugal-ugalan, perkelahian antar gang, kecanduan dan ketagihan bahan narkoba dan sebagainya. Gejala ini akan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi, industrialisasi dan urbanisasi. Sehingga menimbulkan dampak negatif pada dirinya, keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, harus ada yang bertanggung jawab penuh terhadap juvenile delinquency. Salah satunya yakni lembaga pemasyarakatan anak Kutoarjo yang merupakan tempat untuk menangani juvenile delinquency. Penanganan juvenile delinquency di lembaga pemasyarakatan anak Kutoarjo diantaranya yakni melalui kegiatan diskusi kelompok terarah (DKT). Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran umum diskusi kelompok terarah (DKT) di lembaga pemasyarakatan anak Kutoarjo, 2) Untuk mengetahui penanganan juvenile delinquency di lembaga kemasyarakatan anak Kutoarjo dan 3) Untuk mengetahui faktor munculnya juvenile delinquency di lembaga pemasyarakatan anak Kutoarjo. Berangkat dari permasalahan di atas penulis ingin mengkajinya dengan metode analisa kualitatif deskriptif yaitu suatu teknik yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan mengenai apa yang ada tentang kondisi suatu obyek , setting sosial, sistem penelitian atau suatu peristiwa pada masa sekarang. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dengan teknik analisis kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diskusi kelompok terarah (DKT) di LP anak merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya menangani juvenile delinquency. Penanganan juvenile delinquency di Lembaga Pemasyarakatan anak Kutoarjo menggunakan dua cara; yakni penanganan secara khusus (diskusi) dan penanganan secara umum (pendidikan). Pelaksanaan diskusi kelompok terarah (DKT) yang diadakan di LP anak Kutoarjo, mempunyai pengaruh yang positif terhadap penanganan juvenile delinquency. Dan faktor munculnya juvenile delinquency di lembaga pemasyarakatan anak Kutoarjo yakni: faktor internal anak didik, faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor lingkungan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)NIDN/NIDK
Thesis advisorSuriadi, AhmadUNSPECIFIED
Thesis advisorUlfah, RokhmahNIDN2013057001
Uncontrolled Keywords: Kenakalan Remaja; Perkembangan Anak; Penjara
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
300 Social sciences > 360 Social services; association > 364 Criminology
300 Social sciences > 360 Social services; association > 365 Penal and related institutions
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Ahlis Ahwan
Date Deposited: 10 Dec 2020 06:46
Last Modified: 10 Dec 2020 06:46
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/12020

Actions (login required)

View Item View Item