Ajaran eskatologi dan sistem pengendalian diri Jemaat Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa Cabang Semarang Barat

Safitri, Dewi Yukhanidza (2019) Ajaran eskatologi dan sistem pengendalian diri Jemaat Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa Cabang Semarang Barat. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI_1504036024_DEWI_YUKHANIDZA_SAFITRI]
Preview
Text (SKRIPSI_1504036024_DEWI_YUKHANIDZA_SAFITRI)
SKRIPSI_1504036024_DEWI_YUKHANIDZA_SAFITRI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (862kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas mengenai suatu aliran dalam Kristen yaitu aliran Kristen Saksi-Saksi Yehuwa di Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa JL. Suratmo No.313 Manyaran, Semarang. Dilatar belakangi oleh adanya perbedaan pemahaman yang sangat kontras antara Saksi-Saksi Yehuwa dengan Kristen pada umumnya baik dalam bidang teologi, eskatologi, maupun penafsiran kitab suci. Beberapa perbedaan diantaranya adalah Saksi-Saksi Yehuwa tidak mengakui Tritunggal, tidak menggunakan tanda salib ataupun patung Yesus dan bunda Maria, tidak merayakan Natal, dan tidak percaya ada neraka. Fokus skripsi ini membahas eskatologi Saksi-Saksi Yehuwa, untuk mengetahui mengenai ajaran Saksi-Saksi Yehuwa yang tidak mempercayai adanya neraka dan hubungannya dengan bagaimana jemaat Saksi-Saksi Yehuwa melakukan pengendalian diri dan outputnya adalah perilaku Jemaah Saksi-SaksiYehuwa. Kajian ini didasarkan pada hasil penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Temuan data menunjukkan bahwa Saksi-SaksiYehuwa tidak mempercayai adanya neraka namun mengimani adanya tempat kembali berupa surga dan bumi firdaus, hal ini yang kemudian berpengaruh terhadap pengendalian diri dan perilaku jemaat Saksi-Saksi Yehuwa. Hasil analisis data menunjukkan ada dua faktor yang mempengaruhi kemampuan pengendalian diri, yaitu faktor internal yang berupa bertambahnya usia dan faktor eksternal yang berupa motivasi dan sugesti dari orang terdekat dengan penerapan berjenis over control dan appropriate control. Kesimpulan skripsi ini adalah Saksi-saksi yehuwa tidak mempercayai adanya neraka dan surge hanya diperuntukkan bagi Yesus dan 144.000 orang, Saksi-Saksi Yehuwa melakukan kontrol diri yang didasarkan pada ajaran Alkitab sehingga dalam perilakunya mereka selalu mengusahakan berbuat kebaikan sebagaiana inti ajaran Alkitab adalah pembentukan hati yang baik, kemudian harapannya setelah kematian nanti dapat hidup kekal di Bumi Firdaus.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Eskatologi; Pengendalian diri; Jemaat Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa; Cabang Semarang Barat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 230 Christianity > 236 Eschatology
200 Religion (Class here Comparative religion) > 280 Christian denominations and sects > 289 Other denominations and sects
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 04 Mar 2021 06:45
Last Modified: 26 Jun 2021 07:08
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/12231

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics