Studi Komparasi tentang Penarikan Hibah dalam Pasal 212 KHI dan Pasal 1688 KUH Perdata

Kholidah, Umi Nur (2012) Studi Komparasi tentang Penarikan Hibah dalam Pasal 212 KHI dan Pasal 1688 KUH Perdata. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
052311065_coverdll.pdf - Cover Image

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bab1.pdf - Accepted Version

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bab2.pdf - Accepted Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bab3.pdf - Accepted Version

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bab4.pdf - Accepted Version

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bab5.pdf - Accepted Version

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
052311065_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (17kB) | Preview

Abstract

Hibah adalah pemberian yang dilakukan secara sukarela dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT tanpa mengharap balasan apa pun. Dalam prakteknya, banyak hibah yang dicabut atau ditarik oleh pemberi hibah dengan berbagai alasan, misalnya si penerima hibah berkelakuan buruk atau memiliki jiwa pemboros. Hal ini diketahui setelah hibah itu diberikan. Padahal orang itu sebelumnya menampakkan kelakuan baik namun kemudian berubah seiring perubahan waktu. Sebagai buktinya yaitu adanya kasus gugat menggugat di pengadilan antara penghibah dengan yang diberi hibah. Alasan penarikan kembali hibah itu karena si penerima hibah telah menyalahgunakan barang hibah itu. Sebagai perumusan masalah yaitu bagaimana penarikan hibah dalam Pasal 1688 KUH Perdata? Bagaimana ditinjau dari hukum Islam tentang penarikan hibah dalam Pasal 1688 KUH Perdata? Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian terhadap naskah dokumen yang ada dalam perundang-undangan atau dokumen lainnya dalam hal ini literatur yang relevan. Penelitian ini bersifat kualitatif. Sebagai data primer penelitian ini adalah Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Sedangkan data sekundernya adalah literatur lainnya yang mendukung data primer. Metode pengumpulan datanya dengan teknik studi dokumentasi atau studi dokumenter. Untuk menganalisis data menggunakan metode deskriptif analitis yakni menggambarkan dan menganalisis penarikan hibah dalam Pasal 1688 KUH Perdata ditinjau dari perspektif hukum Islam. Alasan digunakannya metode analisis ini karena penelitian ditujukan pada sejumlah kepustakaan yang relevan dengan tema skripsi ini. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tentang penarikan hibah diatur dalam ketentuan pasal 1688, yang mana menurut pasal ini kemungkinan untuk mencabut atau menarik kembali atas sesuatu hibah yang diberikan kepada orang lain ada, sedangkan dalam Pasal 212 Kompilasi Hukum Islam dengan sangat tegas menyatakan bahwa hibah tidak dapat ditarik kembali kecuali hibah orang tua kepada anaknya. Pasal 212 KHI sejalan dan sesuai dengan pandangan jumhur ulama yang berpendapat bahwa hibah tidak dapat ditarik kembali, dan hal ini berbeda dengan pandangan KUH Perdata yang dalam pasal 1688 KUH Perdata bahwa hibah dapat dicabut kembali kecuali jika karena terjadi tiga hal sebagaimana telah disebut sebelumnya. Tentang hukumnya, bahwa kebolehan penarikan kembali hibah dalam Pasal 1688 KUH Perdata, yaitu (a) Karena syarat-syarat resmi untuk penghibahan tidak dipenuhi. (b). Jika orang yang diberi hibah telah bersalah melakukan atau membantu melakukan kejahatan yang bertujuan membunuh atau kejahatan lain terhadap penghibah. (c). Apabila penerima hibah menolak memberi nafkah atau tunjangan kepada penghibah, setelah penghibah jatuh miskin. Dengan terjadinya penarikan atau penghapusan hibah ini, maka segala macam barang yang telah dihibahkan harus segera dikembalikan kepada penghibah dalam keadaan bersih dari beban-beban yang melekat di atas barang tersebut

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hibah; Pasal 1688 KUH Perdata; Pasal 212 Kompilasi Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
300 Social sciences > 340 Law > 346 Private law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Depositing User: Muhammad Qomarudin
Date Deposited: 31 Dec 2013 07:09
Last Modified: 31 Dec 2013 07:09
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1252

Actions (login required)

View Item View Item