Analisis Kawin Hamil (Studi Pasal 53 KHI dalam perspektif Sadd Al-Dzari’ah)

Al-Banariy, Abtadiussholikhi (2012) Analisis Kawin Hamil (Studi Pasal 53 KHI dalam perspektif Sadd Al-Dzari’ah). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
072111041_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (417kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072111041_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (200kB) | Preview

Abstract

Penelitian dengan judul “Analisis Kawin Hamil (Studi Pasal 53 dalam Perspektif Sadd al-Dzari’ah” ini dilatarbelakangi oleh adanya peluang mafsadat yang terkandung dalam Pasal 53 KHI. Peluang mafsadat tersebut adalah tidak adanya kejelasan batasan sebab kehamilan yang diperbolehkan dilakukannya kawin hamil dalam Pasal 53 KHI. Dampaknya, tidak jarang Pasal 53 KHI dijadikan legalitas kawin hamil yang kehamilannya akibat zina. Hal ini jelas kurang sesuai dengan hukum Islam yang sangat melarang praktek zina. Untuk menganalisa problematika tersebut, maka dalam penelitian ini diajukan dua rumusan masalah yakni bagaimana Pasal 53 KHI dalam perspektif sadd al-dzari’at dan bagaimana formulasi Pasal 53 KHI sebagai solusi kawin hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mana pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan. Sedangkan proses analisis dilakukan dengan mendasarkan pada metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa keberadaan Pasal 53 KHI merupakan sarana untuk melindungi hak-hak manusia namun terkandung aspek mafsadat yang berkaitan dengan pelaksanaan syari’at Islam tentang zina. Untuk menghilangkan aspek mafsadat dalam Pasal 53 KHI, dalam kontesk saddu al-dzari’at, diperlukan perubahan redaksi berupa penambahan ketentuan batasan penyebab kehamilan dan sanksi yang menyertainya. Formulasi Pasal 53 KHI sebagai solusi kawin hamil dapat direalisasikan dengan menambahkan redaksi terkait dengan pembatasan sebab kawin hamil yang dapat dilaksanakan tanpa adanya sanksi dan pemberlakuan sanksi bagi kawin hamil yang disebabkan zina berupa taubat sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kawin Hamil; Sadd Al-Dzari’ah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 27 Jan 2014 08:40
Last Modified: 27 Jan 2014 08:40
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1391

Actions (login required)

View Item View Item