Pemidanaan Orang Tua atau Wali dari Pecandu Narkotika di Bawah Umur (Analisis Pasal 128 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika)

Rezeqi, Tegar Djaya (2011) Pemidanaan Orang Tua atau Wali dari Pecandu Narkotika di Bawah Umur (Analisis Pasal 128 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
072211005_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (863kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072211005_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (29kB) | Preview

Abstract

Anak sebagai bagian dari generasi muda merupakan penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber daya bagi pembangunan nasional. Sehingga diperlukan upaya pembinaan dan perlindungan terhadap anak agar anak terhindar dari narkoba. Orang tua mempunyai peran penting yang berkewajiban untuk memelihara dan mendidik anak-anaknya, terutama yang masih dibawah umur harus ada pengawasan dari pihak orang tua. Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika telah diatur tentang kewajiban orang tua jika mengetahui anaknya yang masih dibawah umur menggunakan atau menjadi pecandu narkotika. Skripsi ini dibuat untuk menjawab dua pertanyaan penelitian, bagaimana sanksi pidana bagi orang tua atau wali dari pecandu narkotika di bawah umur menurut Pasal 128 ayat (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika menurut Hukum Pidana? Dan bagaimana sanksi bagi orang tua atau wali dari pecandu narkotika di bawah umur menurut Hukum Pidana Islam? Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian Pustaka (Library research). Penelitian ini keseluruhannya diambil dari Studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan Deskriptif Analitis, karena sebagian sumber data dari penelitian ini berupa informasi dan berupa teks dokumen. Data yang dipakai adalah data yang bersifat deskriptif, yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori-teori hukum yang menjadi objek penelitian, dan analisis data dengan menggunakan pendekatan kualitatif terhadap data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menyimpulkan : Pertama, orang tua atau wali dari pecandu narkotika dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 128 ayat (1) yang sengaja tidak melapor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.00 (satu juta rupiah), dalam hal ini Hakim mempunyai pilihan dalam menjatuhkan putusan pidana yaitu yang bersifat alternatif berupa pilihan antara kurungan atau denda. Hakim haruslah pula didasarkan pada rasa keadilan dalam memutus suatu perkara. kedua, sanksi pidana bagi anak-anak yang bersalah dalam Islam telah dibebankan kepada walinya, yaitu orang tua. Orang tua wajib mendidik anak-anaknya agar menjadi orang baik-baik. Apabila anak menjadi penjahat berarti orang tua tidak melaksanakan kewajibannya dengan baik, maka orang tualah yang menanggung akibatnya, yaitu diberi sanksi karena kelalaiannya. Tindak pidana bagi orang tua yang mengetahui anaknya yang masih di bawah umur menggunakan khamr dapat dikategorikan sebagai jarimah ta'zir.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pecandu Narkotika; Kenakalan Remaja
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
300 Social sciences > 360 Social services; association > 364 Criminology
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 27 Jan 2014 08:45
Last Modified: 27 Jan 2014 08:45
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1397

Actions (login required)

View Item View Item