Studi Pemikiran Ibn al Qayyim al Jauziyyah tentang Risālah al Qaḍā Umar bin al Khaṭṭāb kepada Abu Musa al Asy’ari dan Kontribusinya terhadap Praktik Peradilan

Asy’ari, Ahmad Yasin (2013) Studi Pemikiran Ibn al Qayyim al Jauziyyah tentang Risālah al Qaḍā Umar bin al Khaṭṭāb kepada Abu Musa al Asy’ari dan Kontribusinya terhadap Praktik Peradilan. Masters thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
075112077_Tesis_Sinopsis.pdf - Accepted Version

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
075112077_Cover_dll.pdf - Accepted Version

Download (430kB) | Preview
[img]
Preview
Text
075112077_Tesis_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
075112077_Tesis_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (51kB) | Preview
[img] Text
075112077_Tesis_Bab3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
075112077_Tesis_Bab4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img]
Preview
Text
075112077_Tesis_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text
075112077_Tesis_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (32kB) | Preview

Abstract

Tesis ini mengkaji tentang pemikiran Ibn Al Qayyim, seorang ulama dan pemikir muslim yang mendapat perhatian di kalangan umat Islam karena mempunyai keragaman karya ilmiah yang berkaitan dengan tafsir,hadiṡ, tasawuf, akhlak dan fiqh. Salah satu persoalan umat Islam yang mendapat perhatian Ibn Al Qayyim adalah kebutuhan lembaga peradilan yang berwibawa dan memiliki otoritas khususnya bagi pihak-pihak yang bersengketa. Sehingga melalui lembaga ini akan terpelihara lima aspek kebutuhan pokok/ḍaruri yang berkaitan dengan kebutuhan manusia yakni terpeliharanya agama, jiwa, akal, harta dan keturunan. Di samping itukebutuhan hakim yang memiliki pengetahuan yang mumpuni dan integrasi moral serta memahami prosedur-prosedur beracara di pengadilan mutlak keberadaannya. Kajian ini berkaitan dengan pemikiran Ibn Al Qayyim tentang risālah Al QaḍāUmar bin Khaṭṭāb kepada Abu Musa Al Asy’ari terhadap praktik peradilan yang mencakup tentang prosedur beracara, pengetahuan hakim tentang hukum materiil, etika profesi yang harus dimiliki oleh hakim untuk mendapatkan gambaran tentang substansi pemikiran Ibn Al Qayyim tentang risalah tersebut dan kontribusi serta kontekstualisasinya terhadap praktik peradilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yang biasa dipakai dalam studi kepustakaan dengan mengamati, mendalami, mencermati, menelaah, dan mengidentifikasi pengetahuan sehingga dapat diperoleh sebuah kesimpulan kebenaran baik filosofis maupun empiris yang ada dalam kepustakaan. Dengan menggunakan metode deskriptif dan maqāṣid asy Syarī’ah dalam penelitian ini diperoleh temuan bahwa pemikiran Ibn Al Qayyim tentang risālah Al Qaḍā Umar bin Khaṭṭāb kepada Abu Musa Al Asy’ari memberikan kontribusi tentang lembaga peradilan yang berwibawa, hakim yang mempunyai integritas, proses beracara, yang berkaitan dengan alat bukti, upaya perdamaian dan banding, keberadaan saksi yang adil, kemampuan menyelesaikan kasus dengan metode qiyas dan seperangkat kode etik hakim. Pemikiran Ibn Al Qayyim tentang risālah Al Qaḍā Umar bin Khaṭṭāb kepada Abu Musa Al Asy’ari mempunyai tujuan tercapainya kemaslahatan yang merupakan ruh dari maqāṣid asy Syarī’ah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Peradilan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 05 Feb 2014 02:06
Last Modified: 05 Feb 2014 02:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1480

Actions (login required)

View Item View Item