Aktualisasi Konsep Wilayatul Ḥukmi dalam Penentuan Awal Bulan Qamariyah di Indonesia (Perspektif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah)

Atmanto, Nugroho Eko (2013) Aktualisasi Konsep Wilayatul Ḥukmi dalam Penentuan Awal Bulan Qamariyah di Indonesia (Perspektif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah). Masters thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Sinopsis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (565kB) | Preview
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (316kB) | Preview
[img] Text
105112043_Tesis_Bab3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
105112043_Tesis_Bab4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (23kB) | Preview
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
105112043_Tesis_Lampiran.pdf - Supplemental Material

Download (48kB) | Preview

Abstract

Setiap penentuan awal bulan Qamariyah khususnya Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah seringkali terjadi perbedaan antara ormas, lembaga, dan aliran-aliran yang ada di Indonesia. Perbedaan ini tidak bisa terlepas dari dua metode besar penentuan awal bulan Qamariyah itu sendiri yaitu h}isab dan ru’yah. Dari metode h}isab muncul dua kriteria yaitu kriteria klasik dan kontemporer, dan dari keduanya pula muncul beberapa cabang yang lain. Sedangkan dari metode ru’yah perbedaan ini tidak bisa terlepas dari ketentuan pengambilan kriteria tinggi hilal, umur hilal, dan beda azimut bulan – matahari. Selanjutnya ada lagi satu hal yang bisa menyebabkan terjadinya perbedaan dalam mengawali bulan Qamariyah yaitu daerah keberlakuannya, sehingga memunculkan teori ikhtilaf al-matali’ ( perbedaan matla’). Di Indonesia ada dua organisasi massa keagamaan besar dengan pengikut yang besar pula yang keduanya memiliki pengaruh yang kuat dalam penentuan awal bulan. Organisasi tersebut adalah Nahdlatul Ulama yang sering disimbolkan sebagai penganut mazhab rukyah dan Muhammadiyah yang disimbolkan sebagai mazhab hisab. Dalam penentuan awal bulan Qamariyah, keduanya menolak menggunakan matlak global dan memilih menggunakan matlak lokal, dalam hal ini keduanya menggunakan matlak wilayatul hukmi, yaitu dalam satu negara (Indonesia) hanya terdapat satu matlak sehingga pemberlakuan awal bulan Qomariyah dilakukan secara serentak untuk seluruh wilayah dengan kata lain satu hari satu tanggal. Bermula dari sinilah penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai matlak wilayatul hukmi dalam perspektif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif (deskriptif analisis) dengan pendekatan fikih dan astronomis, metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka di mana data-data tentang konsep matlak wilayatul hukmi yang ada dalam berbagai literatur baik pendapat para ulama ahli fikih (fuqaha’), teks al-hadis, teks al-Qur’an maupun pendapat para astronom dikumpulkan dan dianalisa secara induktif, deduktif dan komparatif. Dari penelitian ini penulis berharap dapat menambah khazanah keilmuan yang bermanfaat dan ke depan dapat ditemukan solusi yang bisa mempersatukan berbagai pendapat tentang kriteria penentuan awal bulan terutama yang berkaitan dengan konsep matla’.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Wilayatul Hukmi; Awal Bulan Qamariyah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 528 Ephemerides
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 06 Feb 2014 07:30
Last Modified: 06 Feb 2014 07:30
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1483

Actions (login required)

View Item View Item