Perbandingan Teori Gerak Menurut Sadr al-Din al-Syirazi dan Isaac Newton

Farikhah , Siti (2013) Perbandingan Teori Gerak Menurut Sadr al-Din al-Syirazi dan Isaac Newton. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (559kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094111013_Skripsi_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan latar belakang permasalahan mengenai pentingnya pembahasan tentang gerak, penulis menyadari perlu adanya pembahasan perbandingan dua tokoh dalam teori gerak. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui apa persamaan dan perbedaan gerak menurut Sadr Al-Din Al-Syirazi dan Isaac Newton apa kelebihan dan kelemahan pemikiran Sadr Al-Din Al-Syirazi dan Isaac Newton dan apa implikasi kedua teori tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif (Library Research). Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif, deduktif, komperatif. Persamaan pemikiran Sadr Al-Din Al-Syirazi dan Newton dalam memandang tentang teori gerak terletak bagaimana keduanya menganggap gerak adalah hal penting yang digunakan untuk memahami realitas alam semesta. Kedua tokoh tersebut merupakan tokoh yang menganggap bahwa semua realitas adalah dinamis. Perbedaan pemikiran keduanya terletak pada pemahaman tentang gerak secara filosofis Sadr Al-Din Al-Syirazi, sedangkan Newton penjelaskan gerak secara ilmiah. Kelebihan pemikiran Sadr Al-Din Al-Syirazi terlihat dalam teori geraknya bahwa ia tidak hanya mengajak seseorang untuk sekedar berwacana, tetapi bergerak secara konstan dengan mendayagunakan semua potensi yang telah dimilikinya. Sedangkan Newton mengajak untuk memahami, fenomena-fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kelemahan, Sadr Al-Din Al-Syirazi Berkenaan dengan pemikirannya terutama masih relatif kurang jika dibandingkan dengan pemikir-pemikir Islam yang lain. Sedangkan pada hukum Newton tidak berlaku untuk semua situasi. Implikasi Pemikiran Sadr Al-Din Al-Syirazi dan Isaac Newton Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan adalah bahwa semua realitas adalah dinamis, Tuhan ia identifikasi sebagai haqiqatul haqiqiyyah dan menjadi dasar bagi semua wujud.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Filsafat Islam; Teori Gerak; Metafisika
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 110 Metaphysics
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.261 Islam and philosophy
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 13 Feb 2014 03:14
Last Modified: 13 Feb 2014 03:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1536

Actions (login required)

View Item View Item