Model Bimbingan dan Konseling Kenakalan Remaja di SMA Negeri 8 Semarang (Studi Analisis Bimbingan dan Konseling Islam)

Abidin, Ahmad Sholeh (2012) Model Bimbingan dan Konseling Kenakalan Remaja di SMA Negeri 8 Semarang (Studi Analisis Bimbingan dan Konseling Islam). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
081111015_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081111015_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (16kB) | Preview

Abstract

Di dalam kajian penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui a) Bentuk-bentuk kenakalan anak siswa di SMA N 8 Semarang, b) Model bimbingan dan konseling kenakalan remaja di SMA N 8 Semarang, c) Bimbingan dan konseling islam kenakalan remaja di SMA N 8 Semarang. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan sumber datanya berasal dari Guru BK dan siswa-siswi yang melakukan kenakalan remaja. Di karenakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, maka analisis data yang dipakai sebagai pendekatan adalah analisis data dan informasi secara deskriptif. Karena non hipotesis, maka dalam langkah penelitian tidak menggunakan rumusan hipotesis. Dengan analisis deskriptif peneliti berusaha memaparkan data secara jelas dan detail dari data yang diperoleh selama penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang ada di SMA N 8 Semarang diantaranya adalah 1) Membolos, faktor penyebabnya adalah faktor harapan rendah terhadap nilai pendidikan, faktor teman sebaya, faktor keluarga dan faktor kontrol diri, 2) Merokok, faktor penyebabnya adalah faktor teman sebaya dan faktor kontrol diri, 3) Berkelahi, faktor penyebabnya adalah faktor kontrol diri. Sedangkan model bimbingan dan konseling kenakalan remaja di SMA Negeri 8 Semarang adalah 1) Layanan Konseling individu atau perorangan yang lebih efektif dan lebih fokus pada klien yang bermasalah, 2) Layanan Konseling kelompok. Dari hasil penelitian ini diketahui memang ada pelaksanaan Model Bimbingan dan Konseling Kenakalan Remaja di SMA Negeri 8 Semarang.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan dan Konseling Islam; Kenakalan Remaja
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.56 Specific moral issues
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 14 Nov 2013 04:21
Last Modified: 03 Dec 2013 08:15
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/166

Actions (login required)

View Item View Item