Penyimpangan Aqidah dalam Sedekah Laut di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal

Hidayat, M. Alif Nur (2012) Penyimpangan Aqidah dalam Sedekah Laut di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
4105028_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105028_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tradisi merupakan suatu bentuk upacara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat dan upacara ini mempunyai makna yaitu sebagai kesanggupan untuk kewajiban berbakti kepada ibu pertiwi serta melestarikan warisan dari nenek moyang secara kolektif dalam bentuk upacara tradisi sedekah laut yaitu memberikan sedekah atau sesaji kepada laut yang memberikan penghasilan kepada masyarakat pendukungnya dengan sebuah harapan agar kehidupan tetap aman dan dapat memberikan penghasilan yang melimpah ruah serta dijauhkan dari segala macam persoalan. Adapun maksud dan tujuan pokok dari tradisi sedekah laut adalah memberikan persembahan dan penghormatan berupa sesaji yang ditujukan kepada roh-roh para leluhur dan penguasa laut yang telah menjaga dirinya dan bumi pertiwi yang ditempati dalam keadaan aman, nyaman, tentram, sejahtera dan jauh dari segala persoalan-persoalan dan masalah. Karena itu, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penyimpangan aqidah dalam sedekah laut di kelurahan Bandengan. Sedangkan penelitian yang penulis lakukan khususnya difokuskan pada pelaksanaan sedekah laut jika ditinjau dari segi aqidahnya. Adapun metode yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan mengumpulkan data adalah observasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan adalah para informan yang baik yang terlibat maupun mengerti tentang tradisi tersebut, yaitu para tokoh masyarakat serta buku-buku yang menunjang dalam penelitian tersebut. Sedangkan metode analisis data dengan menggunakan metode kualitatif dan fenomenologi. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan pelaksanaan tradisi sedekah laut di Desa Bandengan Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal merupakan warisan budaya keagamaan nenek moyang sebelum penyebaran Islam sehingga memiliki muatan aqidah kepercayaan yang bertentangan Islam. Dan dalam proses islamisasi perlu adanya pemurnian aqidah serta pelaksanaan upacara yang sesuai dengan ajaran Islam. Namun selain itu tradisi sedekah laut juga mempunyai makna budaya mewujudkan dan menumbuhkan solidaritas diantaranya warga masyarakat. Hal ini terbukti secara bersama-sama mereka melakukan sedekah laut. Adapun saran yang bisa penulis sampaikan adalah terus dibina dan dilestarikan tradisi sedekah laut sebab sebagai salah satu asset budaya nasional yang mempunyai makna dan fungsi bagi masyarakat. Dalam pelaksanaan ritual sedekah laut yang tidak sesuai dengan ajaran Islam harus diganti dengan cara-cara yang islami agar dapat menghindarkan serta menjauhkan dari perbuatan syirik terhadap para pelakunya

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Penyimpangan Aqidah ; Sedekah laut
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 20 Nov 2013 00:50
Last Modified: 20 Nov 2013 00:50
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/188

Actions (login required)

View Item View Item