Unsur gharar dalam jual beli barang rosok (studi kasus Kebonharjo Semarang Utara)

Hudayani, Nur Elafi (2013) Unsur gharar dalam jual beli barang rosok (studi kasus Kebonharjo Semarang Utara). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
092311041_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311041_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (10kB) | Preview

Abstract

Jual beli merupakan suatu perjanjian tukar menukar barang dengan barang atau uang dengan barang dengan jalan melepaskan hak milik dari satu dengan yang lain atas dasar saling merelakan. Dalam jual beli terdapat rukun dan syarat yang harus dipenuhi, sehingga jual beli tersebut sesuai dengan syara’. Salah satu syarat sah jual beli ialah diketahui jenis dan beratnya, maka tidak menimbulkan keraguan diantara pihak, tanpa adanya tipudaya, dalam menentukan berat suatu barang tanpa paksaan dan tidak mengandung unsur gharar. Dalam praktek jual beli barang rosok di Kebonharjo Semarang Utara ketika terjadi proses jual beli barang rosok antara penjual dan pembeli tidak menggunakan alat timbang dalam menentukan berat suatu barang, sehingga terjadi ketidakpastian berapa berat barang yang sebenarnya dalam penimbangan. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yaitu: 1. Bagaimana praktek jual beli barang rosok di Kebonharjo Semarang Utara? 2. Mengapa tujuan dari jual beli barang rosok tidak menggunakan timbangan? 3. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap jual beli barang rosok di Kebonharjo Semarang Utara? Untuk menjawab masalah di atas, penulis menggunakan metode riset lapangan (Field Research) yang dilakukan di Kebonharjo Semarang Utara. Untuk mendapat data yang valid penulis menggunakan cara: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer adalah data langsung dari objek tempat penelitian, yaitu masyarakat Kebonharjo Semarang dan sekitarnya khususnya penjual dan pembeli barang rosok. Sumber data yang kedua ialah data sekunder yaitu data yang telah lebih dahulu dikumpulkan dan dilaporkan oleh orang luar peneliti sendiri. Sedangkan data sekunder yang dimaksud disini ialah pihak Kelurahan.Setelah data terkumpul penulis menganalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan analisis penulis,bahwasanya praktek jual beli yang dilakukan oleh pembeli barang rosok di Kebonharjo Semarang Utara tidak adil dan cenderung memanipulasi sebab berat suatu barang rosok di tetapkan dengan hanya mengangkat dan menjinjing dengan tangan tanpa menggunakan alat timbang yang dapat membantu hasil yang pasti. Dilihat dari hukum Islam jual beli tersebut mengandung unsur gharar (ketidakjelasan berat), dan termasuk jual beli yang dilarang oleh syara’.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Gharar; Jual Beli Barang Bekas; Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 10 Apr 2014 01:21
Last Modified: 10 Apr 2014 01:21
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1885

Actions (login required)

View Item View Item