Analisis pendapat Yusuf Qardhawi tentang lembaga sosial keagamaan sebagai mustahik zakat

Nikmah, Siti Qoniatun (2013) Analisis pendapat Yusuf Qardhawi tentang lembaga sosial keagamaan sebagai mustahik zakat. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
092311070_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
092311070_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (14kB) | Preview

Abstract

Salah satu kelompok yang berhak menerima zakat adalah fi sabilillah yaitu mereka yang berperang dengan mengangkat senjata melawan orang-orang kafir. Namun seiring dengan perkembangan zaman sekarang ini lembaga-lembaga sosial, seperti lembaga pendidikan Islam, perpustakaan Islam, rumah sakit Islam, serta lembaga kebajikan lainnya dapat dikategorikan sebagai jihad fi sabilillah yang berhak menerima zakat. Pokok permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana pendapat Yusuf Qardhawi tentang lembaga sosial keagamaan seperti lembaga-lembaga pendidikan Islam, perpustakaan Islam, rumah sakit Islam, serta lembaga kebajikan lainnya sebagai mustahik zakat dari golongan sabilillah? Bagaimana pula Istinbath hukum yang digunakan Yusuf Qardhawi dalam hal ini? Untuk menjawab permasalahan diatas, dilakukan upaya penelitian, sedangkan metode yang dipakai dalam penelitian tersebut adalah library reseach. Data primer yang digunakan adalah kitab Fiqhu al- Zakat karya Yusuf Qardhawi, sedangkan data sekundernya adalah semua bahan yang berhubungan dengan permasalahan dalam skripsi ini. Data yang telah terkumpul disusun, ditelaah kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapat Yusuf Qardhawi tentang diperbolehkannya lembaga sosial keagamaan sebagai mustahik zakat dari golongan sabilillah merupakan pendapat yang dapat diterima. Menurut Yusuf Qardhawi mendirikan lembaga sosial keagamaan seperti mendirikan lembaga-lembaga pendidikan, rumah sakit Islam, perpustakaaan Islam, atau pusat kegiatan Islam lainnya merupakan media jihad pada zaman sekarang yang memberikan pengaruh besar kepada masyarakat sebagai alat propaganda penyiaran Islam. Serta merupakan bagian dari usaha untuk menghadapi orang-orang yang hendak menyingkirkan syari’at Islam

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Lembaga Sosial Keagamaan; Mustahik Zakat; Manajemen Zakat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 10 Apr 2014 04:07
Last Modified: 10 Apr 2014 04:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1891

Actions (login required)

View Item View Item