Strategi Bimbingan Manasik Haji pada Calon Jemaah Haji Lanjut Usia (Studi Kasus di KBIH Asshodiqiyah Semarang Tahun 2011)

Karimah, Siti Umailul (2013) Strategi Bimbingan Manasik Haji pada Calon Jemaah Haji Lanjut Usia (Studi Kasus di KBIH Asshodiqiyah Semarang Tahun 2011). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
081311010_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081311010_Lampiran.pdf - Accepted Version

Download (7kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, strategi bimbingan manasik haji pada calon jemaah haji lanjut usia di KBIH Asshodiqiyah. Kedua, faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan strategi bimbingan manasik haji pada calon jemaah haji lanjut usia di KBIH Asshodiqiyah. Metode penelitian terdiri dari: jenis penelitian adalah kualitatif. Sumber dan jenis data berupa data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah informasi langsung dari pengurus KBIH dan beberapa jemaah lansia. Data sekunder diperoleh melalui buku-buku karya ilmiah, hasil-hasil pemikiran para ahli yang mengkaji tentang strategi, haji, lanjut usia dan lain-lain yang ada relevansinya dengan penelitian yang penulis kaji. Teknik pengambilan data meliputi: observasi, interview, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari pembahasan: Pertama, strategi yang diterapkan oleh KBIH Asshodiqiyah adalah dialog yaitu pembimbing secara lansung mendekati mereka kemudian mengajak mereka berdialog di luar forum manasik haji membahas materi yang belum dipahami, menerapkan sistem kekeluargaan baik antar jemaah maupun dengan pembimbing yaitu dimaksudkan untuk memotivasi mereka supaya aktif mengikuti manasik serta apabila terdapat kesulitan dalam memahami materi manasik mereka tidak segan-segan untuk menanyakan kepada sesama jemaah maupun pembimbing, melibatkan keluarga dalam manasik yaitu mengingat kondisi jemaah lansia yang menurun maka pihak KBIH menghimbau agar keluarganya ada yang mendampingi supaya jemaah lansia bisa mengikuti manasik dengan baik. Kedua, faktor pendukung pelaksanaan strategi bimbingan manasik haji pada calon jemaah haji di KBIH Asshodiqiyah adalah: adanya pembimbing yang kompeten serta ada tim khusus yang membimbing lanjut usia di Tanah Suci, tempat praktik manasik yang satu lokasi dengan Yayasan Asshodiqiyah, adanya pihak keluarga yang ikut mendampingi keluarganya yang sudah lanjut usia ketika mengikuti manasik, serta jemaah lanjut usia yang mudah diarahkan. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan strategi bimbingan manasik haji pada calon jemaah haji di KBIH Asshodiqiyah adalah: kurangnya pembimbing ketika praktek manasik, tidak adanya pemisahan antara lansia dan non lansia ketika praktek manasik, kurangnya daya konsentrasi pada jemaah lanjut usia sehingga materi manasik yang disampaikan kurang bisa dipahami, menurunnya kondisi fisik yang dialami jemaah lanjut usia mengharuskan ada keluarga yang mendampingi selama manasik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Manasik Haji ; Calon Jemaah Haji Lanjut Usia
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 20 Nov 2013 03:25
Last Modified: 20 Nov 2013 03:25
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/201

Actions (login required)

View Item View Item