Konsep Pluralisme KH. Abdurrahman Wahid untuk Pengembangan Dakwah Islam di Indonesia (Studi Analisis Terhadap Buku Islamku Islam Anda Islam Kita)

Setiyowati, Tutik (2013) Konsep Pluralisme KH. Abdurrahman Wahid untuk Pengembangan Dakwah Islam di Indonesia (Studi Analisis Terhadap Buku Islamku Islam Anda Islam Kita). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
091311043_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Daftar isi.pdf - Accepted Version

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091311043_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (13kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memfokuskan diri pada studi kepustakaan (library research) dan membahas tentang pluralisme agama yang dikonsepkan oleh Gus Dur untuk pengembangan dakwah Islam di tengah masyarakat plural seperti Indonesia. Adapun tujuannya adalah: pertama, untuk mengetahui pemikiran KH. Abdurrahman Wahid tentang pluralisme. Kedua, untuk mengetahui konsep pluralisme keagamaan KH. Abdurrahman Wahid untuk pengembangan dakwah Islamiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pluralisme yang dikonsepkan oleh KH. Abdurrahman Wahid adalah paham hidup bersama dalam sebuah kemajemukan, meliputi suku bangsa, keyakinan beragama, dan lain-lain. Dalam arti pluralisme merupakan tasamuh (toleransi) antar umat manusia yang akan menciptakan kedamaian dunia, memangkas sekat-sekat pemisah untuk saling berinteraksi dengan damai. Selain itu, pluralisme merupakan bentuk humanisme, dimana umat Muslim seharusnya melindungi keberagamaan agama lain untuk menunjukkan kebesaran Islam yang cinta damai. Gus Dur memasyarakatkan Islam di tengah pluralitas bangsa Indonesia yang diadaptasikan dalam bentuk akulturasi budaya. Kondisi masyarakat Indonesia yang plural sangat membutuhkan toleransi yang tinggi dalam segala sisi kehidupan, termasuk juga dalam melakukan dakwah. Apalagi dalam kehidupan keagamaan saat ini, prasangka terhadap sesama umat beragama dan antar umat beragama masih ada. Penyampaian Islam tidak bisa dilakukan dengan pemaksaan karena kandungan isi dalam berdakwah tidak bisa diterima dengan penuh kesadaran. Sarana dakwah kepada non-muslim lebih tepat menggunakan dialog karena dapat menciptakan wajah manusia yang tidak memandang perbedaan suku, budaya dan latar belakang sejarah serta membuka jalan untuk meningkatkan nilai-nilai universal dan komitmen budaya perdamaian dan kerukunan umat manusia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pluralisme ; KH. Abdurrahman Wahid ; Buku Islamku Islam Anda Islam Kita
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.56 Specific moral issues
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 20 Nov 2013 08:07
Last Modified: 20 Nov 2013 08:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/210

Actions (login required)

View Item View Item