Analisis Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 Tentang Terorisme

Zamzami, Sya'dan (2013) Analisis Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 Tentang Terorisme. Undergraduate (S1) thesis, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam: Jinayah Siyasah.

[img]
Preview
Text
062211025_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
062211025_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
062211025_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
062211025_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
062211025_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
062211025_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (14kB) | Preview

Abstract

Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia seakan menjadi sasaran ketika para pelaku teror dan bom bunuh diri menyatakan bahwa mereka melakukan itu semua berdasarkan ajaran agama Islam. Terorisme lebih terkait pada keyakinan teologis. Artinya, pelakunya bisa ditangkap, bahkan dibunuh, tetapi keyakinannya tidak mudah untuk ditaklukan. Sejarah membuktikan, usia keyakinan tersebut seumur usia agama itu sendiri. MUI yang notabenenya sebagai lembaga yang mewakili umat Islam di Indonesia mengeluarkan fatwa tentang terorisme. Melalui forum ijtima’ ulama komisi fatwa se-Indonesia pada tanggal 16 desember 2003 MUI mengeluarkan fatwa tentang terorisme yang di tetapkan pada tanggal 24 januari 2004. Walaupun sudah ada fatwa tersebut pada kenyataanya tindakan tersebut masih terus bermunculan seolah-olah fatwa itu hanya sebuah fatwa tanpa adanya sikap, respon dan realisasi bahkan kepatuhankan. Permasalahan yang muncul ketika sebuah fatwa tidak disikapi ataupun direspon oleh masyarakat adalah bagai mana asal muasal MUI bisa sampai mengeluarkan fatwa tersebut. Apakah dasar yang mereka pakai sehingga bisa mengeluarkan fatwa tersebut serta apa latar belakang dari keluarnya fatwa tersebut. Serta adakah dampak dari fatwa tersebut pada masyarakat di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif. Sumber data dalam penelitian ini terbagi dua yakni, sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun data primer dalam penelitian skripsi ini adalah fatwa MUI no 3 tahun 2004 tentang terorisme. Sumber data sekunder adalah data yang mendukung atau data tambahan bagi data primer. Skripsi ini merupakan bentuk penelitian kualitatif tentang sebuah fatwa MUI, maka metode tersebut dapat digunakan untuk menguraikan secara menyeluruh tentang tindak terorisme menurut fatwa MUI no 3 tahun 20041, data yang dipakai adalah data yang bersifat deskriptif yang hanya di analisis menurut isinya. Sehingga menghasilkan sebuah analisis obyektif dan sistematis. Fatwa ini berguna untuk meluruskan persepsi tersebut. Kalau tindakan terorisme itu berbeda dengan jihad fi sabilillah. Agar masyarakat tahu kalau terorisme dan bom bunuh diri adalah tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Secara umum bisa dikatakan bahwa fatwa-fatwa MUI adalah hasil dari seperangkat keadaan sosial budaya dan sosial politik, yang kebijakan pemerintah merupakan bagian di dalamnya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 ; Terorisme
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.56 Specific moral issues
Depositing User: Mohammad Kharisun
Date Deposited: 25 Nov 2013 01:01
Last Modified: 25 Nov 2013 01:01
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/234

Actions (login required)

View Item View Item