Hisab awal bulan Kamariah (studi komparatif sistem hisab Almanak Nautika dan Astronomical Algorithms Jean Meeus)

Musfiroh, Imas (2014) Hisab awal bulan Kamariah (studi komparatif sistem hisab Almanak Nautika dan Astronomical Algorithms Jean Meeus). Masters thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (847kB) | Preview
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (435kB) | Preview
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text
125212004_Tesis_Bab4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (39kB) | Preview
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
125212004_Tesis_Glosarium.pdf - Supplemental Material

Download (148kB) | Preview

Abstract

Hisab merupakan salah satu metode yang digunakan dalam penentuan awal bulan kamariah. Dengan menggunakan logika berfikir matematika dan astronomi, fase-fase Bulan dapat diperhitungkan. Posisi dan keadaan karakteristik Bulan dapat diketahui hanya dengan menggunakan metode hisab (perhitungan). Di antara perhitungan tersebut adalah Almanak Nautika dan Astronomical Algortihms Jean Meeus. Keduanya merupakan metode hisab yang masuk ke dalam sistem hisab hakiki kontemporer (modern). Di dalam kedua metode ini, memiliki data dan algoritma perhitungan yang berbeda, sehingga output (hasil) perhitungan akan berbeda pula. Hasil perhitungan ini akan sangat signifikan jika dalam posisi hilal dalam hasil perhitungan berada kritis di dekat horison. Satu metode menyatakan bahwa hilal telah berada di atas ufuk, namun metode lain menyatakan hilal masih di bawah ufuk. Hal ini akan berpengaruh pula pada penentuan awal bulan kamariah. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan jenis penelitian library Research (studi pustaka) dengan menelaah data-data astronomi untuk perhitungan awal bulan kamariah. Kemudian data ini dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan metode komparatif dengan melakukan proses content analisisti terlebih dahulu. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa di antara kedua metode hisab tersebut memiliki persamaan dan perbedaan dalam algoritma perhitungannya. Di antara persamaannya adalah menghitung azimuth dan altitude Bulan secara geosentris, serta umur hilal yang dihitung sama yaitu selisih antara waktu maghrib dengan waktu ijtimak. Perbedaan algoritma perhitungan terletak pada menghitung waktu ijtimak, waktu maghrib, ketinggian hilal toposentrik dan elongasi Matahari dan Bulan. Selain itu, dalam penelitian ini ditemukan bahwa kelebihan sistem hisab Almanak Nautika yaitu proses perhitungan yang mudah karena hanya melakukan interpolasi pada waktu dan tempat yang diinginkan. Berbeda dengan Astronomical Algortihms perlu melakukan banyak koreksi untuk mendapatkan data ephemeris Bulan dan Matahari yang mana ini menjadi kelemahannya. Namun, dari sisi akurasi data yang diperoleh dari Astronomical Algorithms Jean Meeus lebih akurat dibandingkan dengan data yang ada pada Almanak Nautika. Hal ini terlihat dari banyaknya suku koreksi dan hasil penelitian beberapa observasi terkait perhitungan dan posisi benda-benda langit.

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Awal Bulan Kamariah; Almanak Nautika; Astronomical Algorithms Jean Meeus
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 11 Sep 2014 02:08
Last Modified: 11 Sep 2014 02:08
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2550

Actions (login required)

View Item View Item