Amar ma'ruf nahi munkar dalam kode etik jurnalistik Dewan Pers (content analysis)

Farida, Badik (2014) Amar ma'ruf nahi munkar dalam kode etik jurnalistik Dewan Pers (content analysis). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
091211019_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text
091211019_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Dewan Pers adalah sebuah lembaga independen di Indonesia yang berfungsi untuk mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia. Saat ini dalam kehidupan pers Indonesia telah memiliki perkembangan yang sangat pesat, olah karena itu Dewan Pers menetapkan Kode Etik Jurnalistik yang baru yang berlaku secara nasional sebagai landasan moral atau etika profesi dan menjadi pedoman operasional dalam menegakkan integritas dan profesionalitas wartawan. Tidak hanya wartawan yang bertugas menyampaikan informasi, Da’i dalam menyampaikan dakwahnya perlu ada kode etik yang harus dipatuhi. Amar ma’ruf nahi munkar adalah salah satu strategi yang digunakan untuk menjalankan perintah Allah. Seorang wartawan dalam menyampaikan informasi tidak semua mengandung nilai islami, tetapi mereka ketika melaksanakan tugas harus mematuhi Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan yang telah diterapkan. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR DALAM KODE ETIK JURNALISTIK DEWAN PERS (CONTENT ANALYSIS)”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan yang dilakukan oleh peneliti adalah pendekatan analisis isi yang diperkenalkan oleh Klaus Krippendorf yaitu penelitian untuk membuat rumusan kesimpulan-kesimpulan dengan mengidentifikasikan karakteristik spesifik secara sistematis dan objektif dari suatu teks. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isi Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers sejalan dengan prinsip-prinsip islami. Bisa dijadikan pedoman bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya untuk mencari, menghimpun dan menuliskan berita karena berlandaskan amar ma’ruf nahi munkar. Masih ada wartawan yang melanggar Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers, oleh karena itu perlu pemahaman dan penguasaan terhadap wartawan tentang Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Amar Ma’ruf Nahi Munkar; Kode Etik Jurnalistik; Dewan Pers
Subjects: 000 Computer science, information, general works > 070 News media, journalism, publishing
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 28 Oct 2014 04:03
Last Modified: 28 Oct 2014 04:03
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2600

Actions (login required)

View Item View Item