Studi komparatif metode hisab arah kiblat Ahmad Ghazali dalam kitab Anfa’ Al-Wasîlah dan Irsyâd Al-Murîd

Wafirotin, Hanik (2014) Studi komparatif metode hisab arah kiblat Ahmad Ghazali dalam kitab Anfa’ Al-Wasîlah dan Irsyâd Al-Murîd. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
102111096_coverdll.pdf - Submitted Version

Download (461kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bab2.pdf - Submitted Version

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111096_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (41kB) | Preview

Abstract

Menghadap arah kiblat ketika melaksanakan salat adalah wajib dan merupakan syarat sahnya salat. Ahmad Ghazali ahli falak dari Madura dalam kurun waktu yang berdekatan beliau mengarang dua kitab berbahasa Arab tentang ilmu falak yang membahas arah kiblat, yakni kitab Anfa’ al-Wasîlah dikarang tahun 2004 sedangkan kitab Irsyâd al-Murîd dikarang tahun 2005. Namun penggunaan data, metode pengambilan data, metode perhitungan dan hasil perhitungan yang didapatkan berbeda. Sampai saat ini kedua kitab tersebut masih digunakan kurikulum pembelajaran di madrasah tsanawiyah dan pedoman Lajnah Falakiyah di Pondok Pesantren al-Mubarok Lanbulan Madura. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komparasi metode hisab arah kiblat Ahmad Ghazali dalam kitab Anfa’ al-Wasîlah dan Irsyâd al-Murîd dan mengetahui kelebihan dan kekurangan metode hisab arah kiblat Ahmad Ghazali dalam kitab Anfa’ al-Wasîlah dan Irsyâd al-Murîd. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research). Sumber data primer diambil langsung dari kitab Anfa’ al-Wasîlah dan Irsyâd al-Murîd karya Ahmad Ghazali. Untuk memperoleh data yang lebih lengkap penulis menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, data koordinat Ka’bah yang digunakan untuk hisab arah kiblat dalam kitab Anfa’ al-Wasîlah dan Irsyâd al-Murîd karya Ahmad Ghazali berbeda. Data Matahari yang digunakan kedua kitab ini juga berbeda meskipun keduanya menggunakan konsep Jean Meeus. Proses penentuan kiblat untuk kitab Anfa’ al-Wasîlah menghitung arah kiblat dan metode perhitungannya hanya bisa digunakan untuk tempat yang berada di Bujur Timur dengan titik koordinat lebih besar dari Bujur Ka’bah, selain itu kitab ini juga memperhitungkan raṣd al-qiblat. Sedangkan untuk kitab Irsyâd al-Murîd menghitung azimuth kiblat dan metode perhitungannya bisa digunakan untuk tempat di Bujur Timur dan Bujur Barat, selain itu kitab ini bisa memperhitungkan kemungkinan raṣd al-qiblat terjadi dua kali dalam sehari. Kemudian selisih hasil hisab raṣd al-qiblat kedua kitab ini hanya terpaut 04.03 detik. Hal ini berarti selisih Matahari sebesar 0o 1’ busur, tidak mencapai 1o. Kedua, kelebihan kitab Anfa’ al-Wasîlah adalah data koordinat tempat dan data Matahari sudah tersedia pada tabel, sedangkan kekurangannya metode hisab arah kiblatnya tidak bisa digunakan untuk menghitung arah kiblat secara global. Kelebihan kitab Irsyâd al-Murîd adalah data koordinat tempat sudah tersedia dalam kitab ini, metode hisab arah kiblatnya bisa digunakan untuk menghitung arah kiblat secara global, bisa memperhitungkan kemungkinan raṣd al-qiblat terjadi dua kali dalam sehari, dan sudah mengikuti perkembangan keilmuan terkini, sedangkan kekurangannya proses perhitungan yang digunakan untuk mencari raṣd al-qiblat dan data Matahari sangat rumit.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hisab Arah Kiblat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Maksum, M.Ag.; Ahmad Syaiful Anam, S.HI., MH.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 26 Nov 2014 14:51
Last Modified: 26 Nov 2014 14:51
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2755

Actions (login required)

View Item View Item