Studi komparatif wacana ketuhanan menurut Al-Ghazậlî dan Suhrawardî Al-Maqtûl

Afifudin, Mukhamad (2014) Studi komparatif wacana ketuhanan menurut Al-Ghazậlî dan Suhrawardî Al-Maqtûl. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
104111047_coverdll.pdf - Accepted Version

Download (433kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104111047_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (27kB) | Preview

Abstract

Salah satu persoalan utama yang selau ramai diperbincangkan dan menjadi perdebatan sepanjang zaman adalah masalah ketuhanan. kendati telah lama memicu polemik dan kontroversi tetap saja masalah ketuhanan tidak akan lepas dari dimensi filsafat dan dimensi kehidupan manusia. Masalah ketuhanan terkait erat dengan alam dan manusia, sebagai hubungan antara Sang pencipta dan ciptaan-Nya. Alam dan manusia adalah hasil karya Tuhan, Maha karya yang menunjukkan keagungan dan keindahan Tuhan. Adalah Al-Ghazali dan Suhrawardî dua tokoh besar Islam yang juga dalam perjalanan intelektualnya mengkaji masalah ketuhanan. Al-Ghazali dengan latar belakang Suni dan pengaruh guru-gurunya mencoba mempertahankan ajaran-ajaran Suni. Suhrawardî dengan keberanian dan kecerdasannya mengantarkan Suhrawardî kepada permasalahan ketuhanan yang telah lama menjadi buah bibir dalam kajian filsafat Yunani dan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif (Library Research). Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penggabungan metode induktif, deduktif, komperatif dan driskiptif analisis. Berpangkal dari filsafat ketuhanan sebelum Al-Ghazâlî dan Suhrawardî, dua tokoh sentral ini yang menjadi obyek pelitian oleh penulis karena kekritisannya dan keseriusannya dalam mendalami masalah ketuhanan. Selain itu keduanya juga seorang tokoh yang multidimensi dalam ilmu pengetahuan. Tuhan dalam pandangan Al-Ghazâlî adalah realitas yang mandiri. Tuhan bebas dari segala sifat antropomorfistik, dzat Yang Maha Esa. Tempat bergantung bagi semua makhluk. Kehendak Tuhan melingkupi segala yang ada di langit dan bumi, melingkupi segala yang nampak dan yang ghaib. Allah adalah pencipta bagi semua makhluk yang ada di alam semesta. Suhrawardî menjelaskan Tuhan sebagai realitas yang tidak terbatas dan tiada akhir. Cahaya segala cahaya (nûr al-Anwâr), dari-Nya semua wujud di alam semesta ini berasal. Sumber Cahaya yang memberi cahaya ke seluruh benda. Tuhan adalah Sumber dari segala sumber cahaya. Cahaya yang paling terang dan paling nyata, sehingga mustahil terdapat sesuatu yang lebih terang dan nyata dari-Nya. Perbedaan Al-Ghazâlî dan Suhrawardî yaitu; menurut Al-Ghazâlî bahwa alam semesta itu baharu (hudust) dan yang qadim hanyalah Allah. Alam semesta diciptakan oleh Tuhan dari ketiadaan. Sedangkan menurut Suhrawardî alam semesta qadim sebagaimana Tuhan qadim, tetapi ke-qadimannya berbeda, sebagaimana lampu dan sinarnya. Alam semesta dicipta dari sumber cahaya. Persamaan Al-Ghazâlî dan Suhrawardî yaitu: Tuhan adalah Pencipta alam semesta, sumber dari segala yang ada, semuanya berasal dari Tuhan. Relevansi pemikiran Al-Ghazâlî dan Suhrawardî terhadap kehidupan sekarang yaitu Semua makhluk yang ada di alam semesta ini tidak bisa lepas dari Kekuasaan Tuhan Sang Penguasa jagad raya. Adanya makhluk karena ada yang mengada, yang awalnya tiada menjadi ada kemudian tiada semuanya karena Kehendak dan Kuasa Allah, Tuhan semesta alam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tuhan; Aqaid dan Ilmu Kalam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 210 Philosophy and theory of religion > 211 Concepts of God
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.21 God and spiritual beings > 297.211 God / Allah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. H. Yusuf Suyono, M.A.; Dr. Safi'i, M.Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 05 Dec 2014 02:51
Last Modified: 05 Dec 2014 02:51
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2855

Actions (login required)

View Item View Item