Peran Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam berdakwah di kecamatan Kaliwungu kabupaten Kendal

Amaliyah, Sholekhatul (2010) Peran Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam berdakwah di kecamatan Kaliwungu kabupaten Kendal. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
1105070_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1105070_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (16kB) | Preview

Abstract

Penelitian yang penulis teliti dalam skripsi ini: Peran Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam Berdakwah di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, untuk mendiskpsikan tentang Peran Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam berdakwah di Kecamatan Kaliwungu kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dalam penelitiannya penulis menganalisis terhadap data-data yang ada, selanjutnya dideskripsikan dengan kalimat dan disimpulkan beberapa laporan data. Data tersebut berasal dari dokumentasi, wawancara dan observasi, yang selanjutnya data tersebut disesuaikan sesuai bidangnya kemudian dipertemukan dengan teori yang ada dan akhirnya ditarik suatu kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosok Kyai Asy’ari (Kyai Guru) sebagai seorang ulama kharismatik, yang memiliki peran dakwah terhadap kemajuan umat Islam di Kaliwungu Kendal. Hasil penelitian ini adalah 1) Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam mengenalkan kebudayaan mataram Islam kepada masyarakat Kaliwungu dengan pendekatan asimilasi budaya, memprtemukan kebijakan lokal dengan nilai-nilai Islam dalam ritual-ritual budaya Jawa. Ritual slametan yang berisi doa-doa dan sesajen untuk arwah nenek moyang diganti dengan dzikir dan tahlil yang bersisi doa-doa kepada Allah SWT. Dengan demikian Kyai Asy’ari tanpa mengubah bentuk ritualnya telah mengganti esensinya. 2) Kyai Asy’ari (Kyai Guru) dalam mengajarkan agama islam lebih menekankan ajaran tentang aqidah (tauhid), karena disesuaikan dengan kondisi situasi dan kebutuhan masyarakat Kaliwungu pada saat itu, sehingga dalam menyebarkan agama Islam tidak mengalami pertentangan dari masyarakat lokal justru mendapat dukungan dari masyarakat tersebut. 3) Kyai Asy’ari (Kyai Guru) adalah ulama atau Kyai Pertama yang mengenalkan metode kepesantrenan di wilayah Kaliwungu. Di mana metode tersebut merupakan metode yang paling efektif untuk membentuk generasi yang Islami.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Metode Dakwah; Sejarah Dakwah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Additional Information: Pembimbing: Ahmad Faqih, S.Ag., M.Si.; Suprihatiningsih, S.Ag., M.SI.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 12 Dec 2014 03:02
Last Modified: 12 Dec 2014 03:11
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2954

Actions (login required)

View Item View Item