Penggunaan jasa dukun dalam pemilihan kepala desa di desa Karangrejo kecamatan Pucakwangi kabupaten Pati (tinjauan aqidah Islamiyah)

Maslihun, Maslihun (2011) Penggunaan jasa dukun dalam pemilihan kepala desa di desa Karangrejo kecamatan Pucakwangi kabupaten Pati (tinjauan aqidah Islamiyah). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
4105010_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_BAB 1.pdf - Accepted Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_BAB 2.pdf - Accepted Version

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_BAB 3.pdf - Accepted Version

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_BAB 4.pdf - Accepted Version

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_BAB 5.pdf - Accepted Version

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4105010_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (5kB) | Preview

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penggunaan Jasa Dukun dalam Kepala Desa di Desa Karangrejo Pucakwangi Pati (Tinjauan Aqidah Islamiyah)” dilatarbelakangi oleh adanya masyarakat yang masih menaruh harapannya ke dukun dalam pemilihan Kepala Desa di Desa Karangrejo. Pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan masyarakat terhadap penggunaan jasa dukun yang dilakukan oleh calon Kepala Desa, dan bagaimana penggunaan jasa dukun dalam pemilihan Kepala Desa dipandang dari aqidah Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode pengumpulan data observasi, interview, dan dokumentasi. Sedangakan metode analisis datanya menggunakan metode deskriptif, dan metode fenomenologi. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan keadaan, dan digunakan untuk mengetahui minat atau aspirasi masyarakat terhadap penggunaan jasa dukun dalam pemilihan Kepala Desa. Sedangkan metode fenomenologi adalah suatu pendekatan yang mempelajari gejala-gejala masyarakat yang diketemukan dari pengalaman dan kenyataan di lapangan. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwasannya tanggapan masyarakat terhadap penggunaan jasa dukun yang dilakukan calon Kepala Desa adalah bahwa masyarakat ada yang menyetujui dan ada pula yang tidak menyetujui dengan berbagai alasannya. Bagi masyarakat yang menyetujui dengan penggunaan jasa dukun, mereka berpendapat bahwa itu termasuk bentuk dari usaha calon lurah, dan tentunya untuk memperoleh kemenangan. Sedangkan dari pihak yang tidak menyetujui, menggunakan jasa dukun itu termasuk bentuk kecurangan dan itu pun perbuatan terlarang. Sedangkan penggunaan jasa dukun dalam pencalonan Kepala Desa dipandang dari aqidah Islam adalah bahwasannya di dalam Al-qur’an dan hadits, orang yang pergi ke dukun, sihir, peramal dan sejenisnya sudah termasuk menyalahi syari’at Islam, dan pelakunya bisa digolongkan sebagai musyrik atau bisa saja shalatnya tidak diterima selama empat puluh (40) malam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: M. Syaifuddin Zuhriy, M.Ag.; Rohmah Ulfah.M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Perdukunan; Aqidah Islam; Pemilihan Kepala Desa
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 130 Paranormal phenomena > 133 Parapsychology and occultism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.39 Other Practices (Incl. Halal Food, Syirik, Munafiq)
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 12 Dec 2014 07:25
Last Modified: 12 Dec 2014 07:25
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2966

Actions (login required)

View Item View Item