Tinjauan hukum Islam terhadap status uang muka dalam perjanjian pesanan catering yang dibatalkan (studi kasus di Saras Catering Semarang)

Maghfuroh, Umi (2010) Tinjauan hukum Islam terhadap status uang muka dalam perjanjian pesanan catering yang dibatalkan (studi kasus di Saras Catering Semarang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
2104066_Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Cocerdll.pdf - Accepted Version

Download (646kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2104066_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (26kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini menjelaskan masalah status uang muka dalam perjanjian jual beli. Akad jual beli yang dibatalkan dan uang muka tidak dikembalikan. Ketentuan mengenai akad telah diatur dalam Al-Qur’an, hadits dan pendapat para ulama’ yang di dalamnya diatur tentang rukun dan syarat akad, ketentuan obyek akad, pembatalan akad yang diperbolehkan dan yang dilarang. Dalam prakteknya perjanjian jual beli yang dilakukan oleh konsumen/pemesan yang memesan suatu produk atau menu khusus dengan pembayaran uang muka terlebih dahulu sebagai tanda jadi dan pemenuhan pembayaran pada hari pelaksanaan acara, namun seketika konsumen membatalkan pesanannya maka uang muka menjadi milik penjual. Peristiwa ini meskipun mengecewakan komsumen sebagai pemesan dan merasa dirugikan, namun tampaknya tidak ada rasa bersalah pada diri penjual. Penelitian ini dilakukan, untuk menjawab permasalahan praktek perjanjian pesanan catering di Saras Catering Semarang dan Untuk mengetahui status uang muka dalam perjanjian pesanan catering yang dibatalkan di Saras Catering Semarang menurut hukum Islam Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, di mana peneliti ini berusaha mengumpulkan berbagai informasi melalui wawancara, penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari kasus yang diamati, sedangkan metode analisis data menggunakan metode analisis deskriptif normatif yaitu metode yang dipakai untuk membantu dalam menggambarkan keadaan atau sifat yang dijadikan obyek dalam penelitian dengan dikaitkan norma, kaedah hukum yang berlaku atau sisi normatifnya untuk menemukan kebenaran berdasarkan logika keilmuan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian jual beli yang dilakukan kedua pihak pembeli dan penjual di Saras Catering akadnya sah menurut Islam, karena sudah memenuhi syarat dan rukunnya, sedangkan status uang muka dalam perjanjian jual beli yang dibatalkan di Saras Catering tidak sesuai dengan kaidah hukum Islam karena alasan konsumen melakukan pembatalan adalah karena suatu musibah atau tidak jadi memesan, dibatalkan karena kesalahan pesanan dan kekurangan pesanan, kemudian uang muka tidak kembali (uang hangus), penjual pun tidak mau menanggung kerugian terhadap biaya yang terlanjur sudah dikeluarkan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Uang muka; Perjanjian; Jual Beli
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Additional Information: Pembimbing: Arifin , M. Ag., M. Hum.; H. Suwanto, S. Ag., MM.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 17 Dec 2014 06:54
Last Modified: 17 Dec 2014 06:54
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3039

Actions (login required)

View Item View Item