Analisis terhadap pendapat Ibnu Qudamah tentang kebolehan orang tua melebihkan pemberian hibah diantara sebagian anak-anak

Saifudin, Ichwan (2010) Analisis terhadap pendapat Ibnu Qudamah tentang kebolehan orang tua melebihkan pemberian hibah diantara sebagian anak-anak. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
2105006_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105006_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (14kB) | Preview

Abstract

Ichwan Saifudin (Nim 052111006) Analisis Terhadap Pendapat Ibnu Qudamah Tentang Kebolehan Orang Tua Melebihkan Pemberian Hibah Diantara Sebagian Anak. Skripsi. Fakultas Syari’ah, Jurusan Ahwal Al-Sakhsiyyah, IAIN Walisongo. 2010 Di dalam Syari’at Islam telah diperintahkan kepada umatnya agar berbuat adil karena keadilan sangat dekat dengan ketakwaan. Keadilan itu adalah suatu sifat yang dekat dengan taqwa: Adil adalah salah satu unsur taqwa, karena dalam taqwa terkandung pengertian tentang kemampuan memilih antara yang baik dan yang buruk dengan pertimbangan-pertimbangan yang adil. Nilai adil merupakan pusat orientasi dalam interaksi antar manusia, jika keadilan dilanggar, maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam pergaualan hidup, sebab suatu pihak akan dirugikan atau disengsarakan, walaupun pihak yang lain memperoleh keuntungan. Tetapi keuntungan sepihak itu hanya berlaku sementara. Yang kemudian prinsip keadilan tersebut diantaranya diwujudkan dalam bentuk pemberian hibah orang tua terhadap anak, yang di dalamnya ada sebuah nilai keadilan. Sedangkan dalam hal ini, keadilan lebih identik dengan kesesuaian (keproporsionalan) dan tidak mengharuskan persamaan kadar dan syarat bagi semua bagian unit agar seimbang. Bisa saja satu bagian berukuran kecil atau besar, sedangkan kecil dan besarnya ditentukan oleh fungsi yang diharapkan darinya Permasalahan, adalah mengenai kewajiban menyamakan dan keharaman atas pemberian hibah yang dilebihkan diantara sebagian anak, dikarenakan hal tersebut akan menimbulkan permusuhan dan putusnya tali silaturrahmi diantara mereka. Kemudian alasan apa yang melatar belakangi pendapat Ibnu Qudamah dalam membolehkan orang tua melebihkan pemberian hibah diantara sebagian anak dan metode apa yang digunakan sebagai dasar untuk menetapkan sebuah hukum, dijadikan sebagai kajian oleh penulis untuk melaksanakan penelitian dan mengetahui tujuan penelitian tersebut Dalam penelitian skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Dan jenis penelitian ini adalah library research, yaitu usaha untuk memperoleh data dengan menggunakan sumber kepustakaan. Artinya meneliti buku-buku yang ada relevansinya dengan permasalahan yang sedang dibahas. Kesimpulan, bahwa sebenarnya dalam hukum penghibahan orang tua yang dilebihkan diantara sebagian anak adalah boleh, dikarenakan adanya beberapa inidikasi-indikasi tertentu seperti perbedaan tingkat kebutuhan, kepentingan yang mendesak. Dan yang terpenting dalam hal ini adalah unsur keadilan dan kesaksian para pihak agar tidak menimbulkan kecurangan, untuk meminimalisir adanya persangkaan dan sengketa dikemudian hari. Sumber hukum yang digunakan adalah berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah Qoul Sahabat, dan istinbath hukum yang digunakan oleh Ibnu Qudamah adalah metode istihsan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hibah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. Abd. Fatah Idris, M.S.I.; Rustam, D.K.A.H, M.Ag.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 17 Dec 2014 08:17
Last Modified: 17 Dec 2014 08:17
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3046

Actions (login required)

View Item View Item