Studi analisis pendapat Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri

Asro, Saifuddin (2010) Studi analisis pendapat Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
2103130_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2103130_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (18kB) | Preview

Abstract

Ketika tujuan dari disyariatkannya wakaf adalah untuk menjaga kesinambungan pahala bagi pihak pemberi wakaf, maka pendekatan diri kepada Allah beserta kelangsungannya menjadi pokok pembahasan para ahli fiqh dalam mengkaji syarat sasaran dari wakaf itu sendiri, syarat sasaran dalam hal ini adalah barang yang diwakafkan tidak kembali kepada si wakif ( wakaf kepada diri sendiri ). Disini terjadi perbedaan pendapat, menurut Ibnu Hazm seseorang dibolehkan untuk menahan harta wakaf kepada orang yang dicintainya, kepada dirinya sendiri, kemudian diserahkan kepada siapa pun yang dikehendakinya. Sedangkan menurut jumhur ulama tidak membolehkan wakaf kepada diri sendiri dengan alasan tidak sesuai dengan tujuan utama wakaf yang mana memutus kepemilikan pribadi dan ditujukan untuk kepentingan umum. Dari situ dapat ditarik suatu pokok permasalahan yaitu apa latarbelakang pendapat Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri, dan bagaimana metode istinbath yang digunakan Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan metode pengumpulan data berupa data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari subyek penelitian, yakni dari karya-karya Ibnu Hazm yang berhubungan dengan judul di atas diantarannya : kitab Al-Muhalla, yang disusun oleh Ibnu Hazm secara sistematis yang sesuai dengan bab-bab fikih, dan data sekunder yaitu yaitu literatur yang digunakan dalam menjelaskan tentang pokok permasalahan yaitu berupa hasil penelitian serta buku-buku, artikel yang di tulis orang lain yang berhubungan dengan wakaf. Data yang diperoleh tentang informasi dari permesalahan tersebut, dan kemudian bahan-bahan tersebut dianalisis menggunakan diskriptif analisis. Setelah penulis melakukan penelitian berdasarkan fakta yang ada, bahwa pendapat Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri itu dilatarbelakangi oleh pemikirannya yang tekstualis, dan Istinbath hukum yang sebaiknya dilakukan adalah mengarahkan pada substansi dari maksud wakaf bukan menisbatkan pada sedekah. Maksud disini yaitu meskipun dalam teks dibolehkannya wakaf kepada diri sendiri, tetapi maksud syari’at dalam masyarakat tidak menginginkan wakaf kepada diri sendiri, lebih menitikberatkan pada nilai-nilai kemaslahatan umum. Meskipun Beliau mengambil dasar hukum dari hadits nabi tetapi beliau hanya memahami dengan makna zahirnya saja tanpa memandang kemaslahatan. Penulis tidak sependapat dengan Ibnu Hazm tentang kebolehan wakaf kepada diri sendiri, karena tidak sesuai dengan tujuan utama wakaf yang telah diterangkan dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Pasal I: yang berisi wakaf adalah perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Wakaf
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. Miftah AF, M.Ag.; Moh. Khasan, M.Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 18 Dec 2014 06:12
Last Modified: 18 Dec 2014 06:12
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3050

Actions (login required)

View Item View Item