Implementasi ketercakupan materi kurikulum rumpun PAI di Madrasah Aliyah berdasarkan peraturan Menteri Agama (PERMENAG) RI nomor 2 tahun 2008 (studi pada Madrasah Aliyah Negeri Pemalang)

Maretha, Irvan Eki (2010) Implementasi ketercakupan materi kurikulum rumpun PAI di Madrasah Aliyah berdasarkan peraturan Menteri Agama (PERMENAG) RI nomor 2 tahun 2008 (studi pada Madrasah Aliyah Negeri Pemalang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3105168_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105168_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (12kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana implementasi PERMENAG RI NO. 2 TAHUN 2008 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (materi Al-Qur’an Hadist) di Madrasah Aliyah Negeri Pemalang. (2) Bagaimana upaya penyelesaian hambatan dalam implementasi PERMENAG RI NO. 2 TAHUN 2008 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (materi Al-Qur’an Hadist) di Madrasah Aliyah Negeri Pemalang.. Penelitian ini menggunakan Metode kepustakaan atau penelitian kepustakaan (Field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kepustakaan atau penelitian kepustakaan (library research, Metode Observasi, Metode Wawancara (interview), Metode Dokumentasi Dalam PERMENAG RI No.2 tahun 2008 terdapat ketentuan yang mengatur tentang tingkat kompetensi minimal (Standar Ketuntasan Minimal), maksudnya adalah tingkat atau ukuran nilai minimal yang harus dicapai oleh tiap-tiap siswa, dan seandainya nilai tersebut kurang/dibawah standar tersebut maka siswa tersebut harus melakukan remidi (ujian ulang). Untuk penetapan standar minimal tersebut merupakan kebijakan guru masing-masing mata pelajaran, tetapi tidak lepas dari kebijakan dalam setiap madrasah tersebut. Di MAN Pemalang, untuk mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, standar ketentuan minimalnya adalah 65 yang harus dicapai oleh setiap siswa, kurang dari nilai 65 berarti siswa tersebut melakukan remidi mata pelajaran al- Qur’an Hadits lagi. Dari analisis penulis, dapat diketahui bahwa PERMENAG RI No. 2 tahun 2008 tentang SKL dan Standar Isi sangat relevan digunakan sebagai acuan dan pedoman dan diimplementasikan dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di MAN Pemalang, meskipun baru diterapkan di semester II kemarin dan adanya berbagai hambatan atau kendala-kendala yang mempengaruhinya, tetapi dengan adanya upaya penyelesaian dari pihak madrasah semaksimal mengkin, maka pembelajaran dalam hal ini sudah bisa dikatakan berhasil, terbukti dengan adanya peningkatan nilai 10% pada siswa kelas XI IPA I dan IPA II dari semester I dan semester II. Terutama pada aspek Al-Qur’ah Hadits, siswa sudah mulai senang untuk membaca al-Qur’an dan membacanya juga sudah banyak yang lancar

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kurikulum; Pendidikan Agama Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 375 Curriculums
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Syamsul Ma’arif, M. Ag.; Shodiq Abdullah, M. Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 31 Dec 2014 09:26
Last Modified: 31 Dec 2014 09:26
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3199

Actions (login required)

View Item View Item