Manajemen Pengembangan Kurikulum Diversifikasi Muatan Lokal Agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang

Habibi, Johnny Iqbal (2013) Manajemen Pengembangan Kurikulum Diversifikasi Muatan Lokal Agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083311033_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (26kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083311033_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (27kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas manajemen pengembangan kurikulum diversifikasi muatan lokal agama. Kajianya dilatar belakangi oleh sistem desentralisasi pendidikan yang memungkinkan daerah dan lembaga pendidikan untuk mengelola dan mengembangkan kurikulum yang digunakan sesuai dengan kondisi dan keadaan daerahnya agar dapat menghasilkan lulusan yang berguna bagi peningkatan kesejahteraan daerah tersebut, dan salah satu wujud nyata dari sistem desentralisasi pendidikan ini adalah dikembangkannya kurikulum muatan lokal. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan” (1) Bagaimanakah Pengembangan Kurikulum Diversifikasi Muatan Lokal Agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang? (2) Bagaimanakah Pelaksanaan Pengembangan Kurikulum Diversifikasi Muatan Lokal Agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang? (3) Bagaimanakah Evaluasi Pengembangan Kurikulum Diversifikasi Muatan Lokal Agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang. Sekolah ini dijadikan sumber data untuk mendapatkan potret manajemen pengembangan kurikulum diversifikasi muatan lokal agama. Datanya diperoleh dengan cara wawancara bebas, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Semua data dianalisis dengan pendekatan fenomenologi dan analisis deskriptif menggunakan logika induksi, deduksi dan refleksi. Kajian ini menunjukan bahwa : (1) Proses pengembangan kurikulum diversifikasi muatan lokal agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang dilaksanakan langsung oleh pihak sekolah yaitu kepala sekolah, guru bidang studi muatan lokal agama, dan komite sekolah. Pengembangan kurikulum muatan lokal agama di sekolah ini berpegang pada tujuh prinsip, yaitu: (a) Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya (b) Beragam dan terpadu (c) Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (d) Relevan dengan kebutuhan kehidupan (e) Menyeluruh dan berkesinambungan (f) Belajar sepanjang hayat (g) Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Terdapat enam materi kurikulum diversifikasi muatan lokal agama yang dikembangkan di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang yaitu: Bahasa Arab, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, dan Baca Tulis al-Qur’an (BTA). (2) Pelaksanaan Pengembangan kurikulum diversifikasi muatan lokal agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang dilaksanakan melalui dua tahapan yaitu: (a) Tahap pelaksanaan (organizing), yang meliputi proses pengembangan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta silabus oleh guru muatan lokal agama islam di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang, dan dilanjutkan dengan proses pembelajaran kurikulum muatan lokal agama islam, dan (b) Tahap pengarahan (actuating), meliputi pemberian motivasi kepada siswa pada saat proses belajar mengajar (PBM) dan melaksanakan hafalan pelajaran serta mata pelajaran yang memerlukan praktek, oleh masing-masing guru diversifikasi muatan lokal agama. (3) Evaluasi (evaluating) kurikulum diversifikasi muatan lokal agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang dilakukan secara langsung oleh guru yang menangani materi muatan lokal agama yang dilakukan setiap pada akhir semester pembelajaran, berdasarkan hal tersebut guru kemudian menyampaikanya pada rapat akhir semester dan akhir tahun apakah pengembangan kurikulum yang dilakukan sudah berjalan dengan baik atau sebaliknya. Jenis evaluasi kurikulum diversifikasi muatan lokal agama yang dilakukan SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang, tergolong jenis evaluasi kurikulum bentuk evaluen, yaitu jenis evaluasi kurikulum yang dikelompokan berdasarkan karakteristik evaluen yang terdiri atas: (a) Evaluasi konteks (b) Evaluasi dokumen, (c) Evaluasi proses, dan (d) Evaluasi Produk/hasil. Sekolah mengadakan pengawasan (controlling) kurikulum yaitu dengan mengadakan kontrol terhadap perkembangan hasil belajar siswa dengan mengadakan evaluasi/tes, oleh masing-masing guru diversifikasi muatan lokal agama. Temuan hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa manajemen pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum diversifikasi muatan lokal agama di SD Nurul Islam Purwoyoso Semarang berjalan dengan cukup baik dan lancar, serta sesuai dengan beberapa aturan dan prinsip yang telah ditentukan oleh pemerintah dalam upaya membimbing satuan pendidikan dalam langkah praktisnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Kurikulum; Muatan Lokal Agama; Manajemen Pendidikan
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
300 Social sciences > 370 Education > 375 Curriculums
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 29 Nov 2013 03:58
Last Modified: 03 Dec 2013 07:47
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/327

Actions (login required)

View Item View Item