Pembelajaran pendidikan agama Islam bagi peserta didik Sekolah Luar Biasa Golongan Tunadaksa (SLB D) tingkat SMPLB di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang

Setyaningrum, Fani (2010) Pembelajaran pendidikan agama Islam bagi peserta didik Sekolah Luar Biasa Golongan Tunadaksa (SLB D) tingkat SMPLB di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
63111084_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (387kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63111084_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (11kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berangkat dari permasalahan-permasalahan yang meliputi : tujuan pembelajaran PAI bagi peserta didik tuna daksa tingkat SMPLB di YPAC Semarang, pelaksanaan pembelajaran PAI bagi peserta didik tuna daksa tingkat SMPLB di YPAC Semarang, dan pelaksanaan evaluasi hasil belajar dalam mata pelajaran PAI bagi peserta didik tuna daksa tingkat SMPLB di YPAC Semarang. Peneliti menggunakan metode field research (penelitian lapangan) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu berusaha memberikan gambaran yang terperinci dan menyajikannya dalam bentuk uraian. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tujuan, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi peserta didik Sekolah Luar Biasa golongan Tunadaksa (SLB D) di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah (a) Menumbuhkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Swt. (b) Mewujudkan manusia Indonesia berakhlak mulia, yaitu manusia yang produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), serta menjaga harmoni secara personal dan sosial. Pelaksanaan pembelajaran meliputi persiapan yang terdiri dari struktur kurikulum, silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (PAI) yang disusun khusus bagi peserta didik tunadaksa, dan proses kegiatan belajar mengajar yang melibatkan komponen pembelajaran seperti metode pembelajaran PAI, media, sumber belajar, pendidik, peserta didik, sarana dan prasarana. Evaluasi dilakukan dengan teknik tes dan non tes. Teknik tes dengan model pilihan ganda dan jawaban singkat, sedangkan teknik non tes dilakukan dengan penilaian perbuatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, para tenaga pengajar, para peneliti, dan semua pihak yang peduli terhadap pelayanan pendidikan anak-anak tunadaksa, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam; Sekolah Luar Biasa; Tunadaksa; Pembinaan Anak Cacat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 305 Social groups
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Drs. Abdul Wahid, M.Ag.; Drs. Widodo Supriyono, M.A.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 09 Jan 2015 08:26
Last Modified: 09 Jan 2015 08:26
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3275

Actions (login required)

View Item View Item