Gerakan Dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah di Desa Ngroto Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 1984-2010

Qomariyah, Qomariyah (2010) Gerakan Dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah di Desa Ngroto Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 1984-2010. Masters thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
Qomariyah_Tesis_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (523kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Qomariyah_Tesis_Bab1.pdf - Submitted Version

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Qomariyah_Tesis_Bab2.pdf - Submitted Version

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Qomariyah_Tesis_Bab5.pdf - Submitted Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Qomariyah_Tesis_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (13kB) | Preview

Abstract

Kata tarekat (bahasa Arab) secara sederhana diartikan sebagai cara, jalan atau metode. Yaitu jalan atau metode psikologis yang dilalui oleh seorang salik ( penempuh jalan spiritual ) untuk mendekatkan diri pada Allah atau untuk mengenali Allah. Metode (tarekat) ini terformalkan secara sistemik pada abad ke-2 Hijriah (11 Masehi), sebagai antitesa terhadap sikap hidup yang berorientasi duniawiyah (world oriented) dari para penguasa dan masyarakat ketika itu. Visi dan misi dari "perancang" ini disalurkan lewat lembaga lembaga binaan sederhana di pojok-pojok masjid, ribāt-ribāt dan rumah guru. Selajutnya dari lembaga binaan tersebut ditransmisikan lewat jaringan para murid yang memperoleh linsensi sebagai pengembang dari guru (syekh) nya. Penelitian ini secara spesifik menganalisis gerakan dakwah tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah di desa Ngroto kecamatan Gubug kabupaten Grobogan. Dasar pemikirannya adalah bahwa tarekat ini mendapatkan tempat tersendiri dalam pola dan interaksi masyarakat setempat, mulai dari jenis dan sistem penjenjangan amalan, sampai aplikasi nyata di tingkat masyarakat umum di berbagai pusat ibadah (masjid), dan bahkan ghirah ziarah ke kuburan/makam para syekh (wali) dipersepsikan penghormatan tertinggi terhadap guru untuk mendapatkan “barokah”. Penelitian ini mencoba mengungkap: bagaimana strategi dakwah yang dilakukan oleh gerakan dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang ada di desa Ngroto kecamatan Gubug kabupaten Grobogan? Apa ruang lingkup gerakan dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang ada di desa Ngroto kecamatan Gubug kabupaten Grobogan? Serta Bagaimana aplikasi gerakan dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang adadi desa Ngroto kecamatan Gubug kabupaten Grobogan? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ktitis dan merupakan penelitian studi kasus, maka model analisis data yang digunakan adalah melalui pendekatan fenomenologis. Gerakan dakwah di desa Ngroto adalah wujud kekinian dari proses kelanjutan sejarah dakwah (Islamisasi) bagi kalangan warga masyarakat yang disebut “abangan”. Kesadaran akan jati diri, sebagai orang jawa yang beragama islam dan perlunya penyesuaian diri pada perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang sedang berlangsung dengan cepat, maka gerakan dakwah islam melalui pendekatan tarekat merupakan wahana yang tepat dan fungsional. Apalagi dakwah bagi masyarakat pedesaan yang tergolong “abangan”, pendekatan spiritual atau olah batin adalah lebih sesuai dengan mereka bila dibandingkan dengan pendekatan formalistik yang bercorak syari’at.

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Gerakan Dakwah; Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism > 297.48 Sufi orders
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 29 Nov 2013 09:03
Last Modified: 29 Nov 2013 09:03
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/343

Actions (login required)

View Item View Item