Metode Dakwah Dalam Al-Qur’an (Analisis Semantik Terhadap Kata Mauʻiẓah dalam al-Qur’an)

Ulum, Misbahul (2012) Metode Dakwah Dalam Al-Qur’an (Analisis Semantik Terhadap Kata Mauʻiẓah dalam al-Qur’an). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
081211020_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text
081211020_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (16kB) | Preview

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan ini adalah penelitian kepustakaan (Libabry Reseach), yaitu kegiatan riset yang membatasi kegiatan penelitiannya hanya pada bahan-bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Metode analisisnya adalah analisis deskriptif kritis. Pendekatan analisis yang penulis gunakan adalah pendekatan semantik Thosihiko Izutsu, yaitu sebuah kajian analitik terhadap istilah-istilah kunci suatu bahasa denga suatu pandangan yang akhirnya sampai pada pengertian konseptual weltanschauung. Adapun makna yang digali adalah makna dasar dan makna relasional. Pendekatan inilah yang penulis gunakan untuk mengalisis kata Mauʻiẓah dalam al-Qur’an. Makna dasar adalah makna asli yang melekat pada kata dimanapun ia diletakkan. Dan makna relasional adalah makna yang muncul akibat dari relasi antar kata itu dengan kata lain dan konteks kalimat. Untuk mengungkap makna relasional, penulis menerapkan langkah semantik yang dilakukan oleh Ali Aziz dan Nur Kholis setiawan. Untuk memudahkan menemukan relasi antar kata dalam kalimat, penulis menggunakan pendekatan paralelisme. Dalam menjalankan penelitian, penulis membagi kata Mauʻiẓah menjadi dua klasifikasi. Yaitu kata Mauʻiẓah yang berdiri sendiri yang terdapat dalam Qs al-Baqarah: 66 dan 275, Qs ali-Imran: 138, QS Al-Maidah: 46, QS al-A’raf: 145, QS Yunus: 57, QS Hud: 120, dan QS an-Nur: 34; Dan kata Mauʻiẓah yang tergabung dengan kata Hasanah , yang terdapat dalam QS an-Nahl: 125. Adapun yang dimaksud dengan Mauʻiẓah adalah pelajaran yang didalamnya membutuhkan sinergitas antara بَيَانٌ (penjelas), نُورٌ (cahaya), هُدًى (petunjuk), مُصَدِّقًا (membenarkan), تَفْصِيلًا (penjelasan), شِفَاءٌ (obat/penyembuh), رَحْمَةٌ (Rahmat), الْحَقُّ (kebenaran), ذِكْرَى (peringatan). آَيَاتٍ (ayat/tanda) dan مَثَلًا (contoh), dengan menggunakan pelajaran dari Tuhan (al-Qur’an) guna membentuk masyarakat muslim yang mukmin dan muttaqin.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Al-Qur’an ; Analisis Semantik ; Kata Mauʻiẓah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 02 Dec 2013 07:50
Last Modified: 02 Dec 2013 07:50
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/360

Actions (login required)

View Item View Item