Analisis hukum Islam terhadap penundaan pembayaran upah karyawan harian (studi kasus di industri pengecoran logam “Prima Logam” Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten)

Asysyifa, Vivin (2009) Analisis hukum Islam terhadap penundaan pembayaran upah karyawan harian (studi kasus di industri pengecoran logam “Prima Logam” Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
2105044 _ Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2105044 _ Bibliography.pdf - Bibliography

Download (14kB) | Preview

Abstract

Industri Pengecoran Logam “Prima Logam” adalah industri rumahan yang memproduksi suku cadang beton molen sebagai spesial produk. Industri ini beralamat di desa Ngawonggo kecamatan Ceper kabupaten Klaten, mempunyai 30 karyawan harian yang terdiri dari 12 karyawan press, 12 karyawan open, 4 karyawan bubut (finishing), dan 2 tukang masak. Pihak Industri “Prima Logam” dalam mempekerjakan para karyawan harus memperhatikan hak-hak mereka. Karena pada dasarnya bekerja adalah segala usaha dan ikhtiar yang dilakukan oleh setiap anggota badan atau fikiran untuk mendapat imbalan yang pantas dan diberikan sesuai dengan kesepakatan. Sehingga mereka dapat segera memenuhi kebutuhan keluarga . Upah dalam hukum Islam termasuk dalam bab ijarah dengan syarat bahwa akad ijarah yang dilakukan harus jelas. Baik jelas diketahui dari jenis pekerjaan, masa kerja, tenaga, maupun upahnya. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang meneliti obyek di lapangan untuk mendapatkan data dan gambaran yang jelas dan konkrit tentang hal-hal yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang bertujuan penelitian ini didapat pencandraan secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Kemudian dianalisis dengan metode diskriptif analisis. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kebijakan pengupahan yang ada di Industri “Prima Logam” meliputi upah pokok, upah lembur, uang pesangon, tunjangan kesehatan, uang makan, uang transportasi, dan tunjangan sosial sebagai wujud kepedulian pihak industri kepada para karyawannya. Meskipun pihak industri sudah berusaha membayarkan upah karyawan sesuai dengan waktu pembayaran yang telah disepakati, namun pada saat ini terjadi penundaan pembayaran upah yang disebabkan karena pemesan ke luar negeri sedangkan pesanan sudah dikirim sehingga pembayaran ditunda, pemesan terkena daftar hitam dari bank, dan pemesan tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar pesanan yang sudah diterima karena sudah pindah dan tidak diketahui alamat yang baru walaupun pihak industri “Prima Logam” sudah berusaha mencari. Menurut PP RI No. 8 tahun 1981 tentang perlindungan upah pasal 19 ayat (1) bahwa upah yang terlambat dibayar maka mulai hari ke empat sampai hari ke delapan terhitung dari mana seharusnya upah dibayar, upah tersebut ditambah 5% (lima persen) untuk tiap hari keterlambatan. Sesudah hari ke delapan tambahan itu menjadi 1% (satu persen) untuk tiap hari keterlambatan, dengan ketentuan bahwa tambahan itu untuk satu bulan tidak boleh melebihi 50% (lima puluh persen) dari upah yang seharusnya dibayarkan. Dalam hal ini pihak industri “Prima Logam”sudah memberikan kompensasi berupa penjualan “gram” dan “melik” yang hasilnya dibagi rata kepada karyawan harian. Dalam islam tidak membenarkan jika majikan menunda pembayaran upah buruhnya, sedangkan majikan mampu melunasinya pada saat itu. Akan tetapi penundaan pembayaran upah yang terjadi di industri “Prima Logam” tidak ada unsur kesengajaan dilihat dari penyebab penundaan pembayaran upah, oleh karena itu penundaan pembayaran upah yang terjadi di industri “Prima Logam” dibolehkan karena dlorurot.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Dra. Siti Mujibatun, M. Ag.; Rahman El Junusi, SE., MM.
Uncontrolled Keywords: Penundaan pembayaran upah; Karyawan harian
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
300 Social sciences > 330 Economics > 331 Labor economics
600 Technology (Applied sciences) > 650 Management and auxiliary services > 658 General management
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 18 Mar 2015 00:59
Last Modified: 18 Mar 2015 00:59
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3680

Actions (login required)

View Item View Item